Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dukung Palestina, Petenis Muda Kuwait Ini Menolak Melawan Atlet ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Januari 2022 22:40 10:40 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Januari 2022 07:00
Bagikan
Dukung Palestina, Petenis Muda Kuwait Ini Menolak Melawan Atlet 'Israel'
Bagikan

Hidayatullah.com — Seorang petenis Kuwait berusia 14 tahun telah mengundurkan diri dari turnamen tenis internasional yang diadakan di Uni Emirat Arab (UEA) untuk menghindari bermain melawan lawan Israel.

Dilansir Middle East Monitor pada Selasa (25/01/2022), penolakan Muhammad Al-Awadi untuk menghadapi pemain ‘Israel’ meskipun mencapai semi-final kejuaraan profesional internasional, mendapatkan pujian luas di media sosial.

Anggota parlemen Kuwait Osama Al-Shaheen menyambut baik keputusannya: “Salam dan terima kasih kepada pahlawan Kuwait Muhammad al-Awadi atas penolakannya untuk menormalkan kompetisi olahraga dengan Zionis.”

Sementara Yusuf Al-Sanad, anggota Persatuan Cendekiawan Teluk Persia, menulis di Twitter bahwa keputusan petenis Kuwait itu diambil sebagai solidaritas dengan rakyat Palestina dan sebagai penolakan terhadap rezim apartheid Israel.

Dia menulis: “Juara Kuwait dan Teluk Muhammad Al-Awadi menarik diri dari bermain sebagai perwakilan dari [Israel] dalam solidaritas dengan rakyat Palestina, yang masih diteror, dipenjara, rumah mereka dihancurkan dan dibunuh oleh Israel.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kejuaraan Tenis Dubai dimulai pada 17 Januari dengan 300 pemain dari 50 negara bersaing dalam enam kategori usia yang berbeda.

‘Israel’ disebut menggunakan kehadirannya dalam acara olahraga dan budaya internasional sebagai sarana “sportwashing” pelanggaran hak asasi manusianya. Atlet Arab lainnya telah mengambil sikap publik terhadap normalisasi hubungan dengan kedok diplomasi dalam sportivitas.

Tahun lalu, pecatur Mauritania, Abdel Rahim Al-Talib Muhammad, menarik diri dari Piala Dunia Junior setelah dia mengetahui akan menghadapi pemain ‘Israel’.

Judoka Aljazair Fethi Nourine mengundurkan diri dari nomor 73kg putra di Olimpiade Tokyo setelah dia tahu dia harus menghadapi petarung ‘Israel’ Tohar Butbul di babak kedua.

Kuwait mempertahankan sikap yang konsisten dalam menentang normalisasi dengan ‘Israel’. Pada tahun 2020, setelah Perjanjian Abraham ditandatangani antara ‘Israel’ dan negara-negara Teluk, UEA dan Bahrain, 37 anggota parlemen Kuwait mendesak pemerintah mereka untuk mengutuk langkah tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boikot Divestasi dan SanksiKuwaitolahragasolidaritas palestinaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya STAIL Gelar Haflatu Takrim Penyerahan Sanad Al-Qur’an
Tulisan selanjutnya penjara isis Koalisi Anti ISIS Sebut Pembobolan Penjara Tidak Akan Mengancam Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?