Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Jihad Membangun Keluarga

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Februari 2022 15:57 3:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Februari 2022 18:30
Bagikan
jihad keluarga
pinterest
Bagikan

Jihad membangun keluarga yang sukses dunia dan akhirat, ibarat lari marathon. Memerlukan niat kuat, optimis, sabar dan penuh motivasi tinggi dalam jangka waktu yang sangat lama

Hidayatullah.com | “Jaga dirimu dan keluargamu dari api Neraka”! Demikian perintah al-Quran para suami menjaga anak, istri untuk membina keluarga dengan benar.

Melakukan ini adalah perbuatan yang tidak ringan karena berjangka panjang. Dan bersifat maraton. Butuh kesabaran, kekuatan, motivasi tinggi dan keikhlasan terus menerus. Dan karena beratnya, namun baik hasilnya, maka ia masuk dalam kategori jihad.

Secara morfologis (sharaf), jihad adalah bentuk masdar (verbal), dari fiil madhi jaa-ha-da  yang secara etimologis berarti “berusaha dengan sungguh-sungguh dan sekuat tenaga” atau mengerahkan kekuatan dan kemampuan dengan sungguh-sungguh.

Jihad adalah bekerja keras menuju kebaikan

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Sedangkan secara terminologi syariah, jihad memiliki dua definisi; definisi sempit dan luas. Definisi sempit adalah “mengerahkan kekuatan dalam memerangi kaum kafir.” Sedangkan definisi luas dari jihad adalah “mengerahkan kekuatan melawan hawa nafsu. Setan dan orang fasiq“. (Ibnu Hajar Al Asqalamu dalam Fathul Bari’: 2/6).

Definisi jilid dalam arti luas ini sesuai dengan penjelasan Al-Quran  Surat Al Ankabut: 69.

وَالَّذِيۡنَ جَاهَدُوۡا فِيۡنَا لَنَهۡدِيَنَّهُمۡ سُبُلَنَا ‌ؕ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الۡمُحۡسِنِيۡنَ

“Dan orang-orang “yang berjihad untuk mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS: Al-Ankabut: 69).

Al-Qurtubi dalam Tafsir-nya menafsiri kata “jaahadu fina” pada ayat di atas sebagai “jihad melawan nafsu untuk taat pada Allah adalah jihad terbesar.” Al-Hasan dikutip dalam Tafsir Al-Baghawi memaknai ayat ini dengan menyatakan bahwa “jihad paling utama adalah melawan hawa nafsu.

Al-Andalusi dalam Al-Tafsir Al-Kabir menjelaskan; “Allah menggunakan kata ‘mujahadah dalam ayat ini dalam pengertian jihad yang luas meliputi jihad melawan nafsu, memerangi setan, dan musuh agama. Sahabat Ibnu Abbas dalam menafsiri ayat ini berkata: “Jihadlah melawan hawa nafsumu untuk taat pada Allah, mensyukuri nikmatNya dan sabar pada cobaan-Nya.”?

Jihad membangun keluarga

Dengan demikian, maka jihad keluarga yang dimaksud dalam buku ini bisa dimaknai secara harfiah maupun secara syariah. Yaitu, usaha yang serius dan bersunguh-sungguh dari seluruh pihak yang terkait untuk membangun keluarga baliagia dan sukses dunia dan akhirat.

Yang dimaksud pihak terkait di sini meliputi suami, istri dan anak. Dalam kondisi tertentu termasuk juga mertua. Atau pihak-pihak yang terlibat dalam level tertentu secara ekonomi maupun pengasuhan anak.

Istilah jihad digunakan dalam membina keluarga sakinah adalah pertama, karena ini merupakan perintah Allah.

Dalam QS: At-Tahrim 66: 6 Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS: At-Tahrim:6).

Menurut Tabari, yang dimaksud dengan “memelihara diri dan keluarga” adalah “mengajari diri sendiri dan keluarga berbuat taat pada Allah.” Sementara menenurut Ali bin Abi Thalib maksud ayat ini adalah “mengajar dan mendidik keluarga”.

Tentu saja dengan didikan yang baik yang semakin meningkatkan kedekatan mereka pada nilai-nilai religi dan kemanusiaan ideal.

Kedua, disiplin. Karena membina keluarga yang sukses dan sakinah adalah perjalanan yang sangat panjang. Sebuah pekerjaan maraton.

Maka, dibutuhkan keinginan, niat dan konsistensi. Di situlah semangat jihad diperlukan.

Intinya, jihad dalam membangun keluarga yang sukses dunia dan akhirat adalah ibarat lari maraton yang agar sukses memerlukan niat yang kuat, optimis, sabar dan penuh motivasi tinggi dalam jangka waktu yang sangat lama. Sejak hari pertama pernikahan sampai maut menjemput. Wallahu a’lam.*/A Fatih Syuhud, Jihad Keluarga: Membina Keluarga Sukses Dunia Akhirat

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jihadKeluarga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KBRI Sampaikan WNI di Ukraina Aman, Situasi Relatif Kondusif
Tulisan selanjutnya Ribuan Orang Afghanistan yang Diselamatkan dari Taliban Masih “Terjebak” di Hotel di Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Opini

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Opini
25 Juni 2026 17:06
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?