Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sudan Larang Pemotor Bonceng Penumpang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2022 08:07 8:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2022 08:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para pemotor di ibu kota Sudan, Khartoum, dan sekitarnya akan dilarang membawa penumpang. Langkah itu diambil guna menekan angka kriminalitas bersenjata yang kerap dilakukan oleh kelompok orang bermotor.

Keputusan tersebut dikeluarkan oleh pejabat sementara pimpinan wilayah negara bagian Khartoum, dan memberikan wewenang kepada polisi untuk menghentikan pemotor yang membawa penumpang, lansir BBC Jumat (22/4/2022).

Pelanggar pertama kali menghadapi ancaman hukuman dua bulan penjara atau denda 100.000 pound Sudan ($225, £175) atau keduanya.

Pelanggar berulang akan menghadapi empat bulan penjara dan denda $1.120, sedangkan pelanggar ketiga kali berisiko memdekam satu tahun di penjara dan sepeda motornya disita.

Kebijakan baru itu diberlakukan untuk mengatasi apa yang dikenal sebagai fenomena “sembilan panjang” – mengacu pada sepeda motor yang membawa banyak pria bersenjata.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka kerap beroperasi secara berkelompok dan diyakini menjadi penyebab lonjakan kasus kejahatan dalam setahun terakhir, yang semakin memburuk sejak kudeta Oktober lalu.

Sebagian kalangan percaya kejahatan geng-geng bermotor itu adalah bagian dari strategi yang digunakan oleh junta militer untuk membuat orang menghentikan aksi protes anti-kudeta.

Namun, gubernur sementara Khartoum, Ahmed Osman Hamza, mengatakan kepada kantor berita Sudan (Suna) bahwa “kepadatan penduduk yang tinggi, situasi ekonomi yang sulit dan pengungsian” berada di balik kekerasan tersebut.

Meskipun banyak yang setuju dengan upaya mengatasi kejahatan bermotor, tampaknya agak sulit bagi warga Sudan untuk mematuhi peraturan baru itu. Mereka bergantung pada sepeda motor untuk transportasi dan aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa bulan terakhir motor bahkan digunakan sebagai ambulans darurat, mengangkut pengunjuk rasa anti-kudeta yang terluka ke rumah sakit.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anti-kudetajuntakejahatanKhartoumpemotorsepeda motorSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senjata Api Menjadi Penyebab Kematian Terbanyak Anak di Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya 'Israel' Suplai Peralatan ke Ukraina, Begini Respon Rusia ‘Israel’ Suplai Perlengkapan Pelindung ke Ukraina, Begini Respon Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?