Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Harga Turun, Konsumsi Kokain Melonjak di Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Mei 2022 20:31 8:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Mei 2022 19:38
Bagikan
Bubuk kokain.
Bagikan

Hidayatullah.com– Penangkapan kokain baru-baru ini di Prancis mencerminkan peningkatan signifikan popularitas narkoba tersebut, akibat penurunan harga.

Menurut French Observatory of Drugs and Addictive Trends (OFTD): “kokain merupakan satu-satunya narkoba yang penggunaannya di kalangan orang dewasa meningkat secara terus menerus dan signifikan kurun sepuluh tahun terakhir.” 

OFDT meyakini sekitar 600.000 orang merupakan pengguna rutin kokain di Prancis. Kokain merupakan narkoba paling banyak dikonsumsi di Prancis setelah kanabis alias ganja alias mariyuana. 

Pengguna kokain di Prancis meliputi semua kategori demografis penduduk, mulai dari guru sekolah hingga pengacara, yang menggunakannya untuk bersenang-senang di akhir pekan. 

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh majalah olahraga Prancis L’Équipe, pemain rugby paling banyak menggunakan narkoba, lansir RFI Jumat (6/5/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak 2015, harga per gram kokain di Île-de-France, pinggiran Paris, telah turun dari €80 menjadi €60. Di pemukiman penduduk di Paris di satu gram bahkan dapat dibeli hanya dengan €50.

Pemesanan bisa dilakukan melalui ponsel dan akan dikirim oleh pengemudi Uber dan dibayar dengan bitcoin.

Harga kokain: dari perkebunan sampai ke Paris

Satu kilo kokain berharga €1.500 di Kolombia.

Sementara di Suriname sekilo kokain dijual dengan harga €3,500, dan €4.500 di Guyana Prancis.

Kokain dengan berat yang sama dijual di Prancis dengan harga €35,000.

Nilai jual akhir di jalanan untuk satu kilo kokain adalah €60.000.

Pada tahun 2021, bea cukai di bandara Paris menyita hampir dua ton bubuk, dibandingkan dengan 1,4 ton pada tahun 2020.

Direktorat pusat kepolisian peradilan Prancis mengatakan mereka melihat adanya peningkatan jumlah “keledai” (penyelundup) dalam penerbangan antara Cayenne dan Paris. Para kurir narkoba ini dapat membawa antara tiga hingga empat kilo per perjalanan dan dibayar sekitar €5.000.

Namun, kokain yang tiba di pasar Eropa sebagian besar justru dikirim melalui laut, seperti yang ditunjukkan oleh jumlah penyitaan yang dilakukan pada tahun 2021 di pelabuhan Antwerpen, Rotterdam, dan Le Havre – yang mencapai masing-masing 89, 70 dan 23 ton.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KokainkonsumsiParisPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bebas dari Dakwaan Terorisme Ulama Kenya Syaikh Guyo Forsa Buru Tak Mau Keluar Penjara
Tulisan selanjutnya Kematian Covid-19 di India Sepuluh Kali Lipat Laporan Resmi, Oposisi Minta Kompensasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital

Terbaru

  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
  • ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
  • Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
  • Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?