Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kakek 73 Tahun Wafat pada Shalat Subuh Berjamaah di Masjid

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 Mei 2022 22:19 10:19 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 Mei 2022 22:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Seorang kakek wafat pada shalat subuh berjamaah di sebuah masjid di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kejadian itu terjadi di Masjid Nurul Yaqin, Gunung Tembak, Jl Mulawarman, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur.

Sang kakek meninggal dunia sesaat sebelum ikut bertakbiratul ihram bersama jamaah shalat subuh tersebut, Kamis (12/05/2022).

Dalam video yang diterima hidayatullah.com dari pihak keluarga almarhum, tampak detik-detik saat sang kakek hendak ikut shalat bersama para jamaah.

Sang kakek dikenal bernama Yunus atau Pak Yunus. Menurut putra almarhum, Yuli, bapaknya wafat ketika shalat subuh di usia 73 tahun. “(Bapak) gak da sakit. Cuma tiba-tiba aja pas subuhan (dipanggil Allah),” ujarnya kepada hidayatullah.com, Kamis sore.

Saat kejadian itu, berdasarkan keterangan waktu dari rekaman CCTV masjid, jam menunjukkan pukul 04.52 Waktu Indonesia Tengah tertanggal 12/05/2022.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Detik-detik jelang wafatnya, tampak kegigihan Yunus untuk shalat berjamaah jelang akhir hayatnya. Sebelum bergabung dengan jamaah shalat subuh, sudah terlihat ada yang lain dari Yunus. Pria yang mengenakan peci putih dan sorban putih-hitam itu sempat berhenti beberapa saat di belakang shaf terakhir. Sementara jamaah lainnya sedang berjalan mengisi shaf.

Setelah berhenti sejenak dengan posisi seperti rukuk, Yunus lalu berdiri, kemudian berjalan pelan menuju shaf shalat. Baru empat langkah, ia berhenti lagi. Berdiam diri, ia memegang bagian sekitar perutnya diduga ada yang dirasa sakit. Yunus pun terlihat mencoba duduk di lantai. Belum sempurna untuk duduk, ia bangkit kembali, mungkin semangatnya untuk shalat jamaah mengalahkan kondisi tubuhnya yang sedang sakit.

Seorang jamaah sempat berhenti memperhatikan kondisi Yunus. Namun karena Yunus bangkit kembali, jamaah itu bergegas memenuhi shaf shalat. Begitu pula Yunus yang kini telah berdiri bersama barisan jamaah. Ia tampak sudah siap untuk, memulai shalat.

Belum juga bertakbiratul ihram, Yunus terlihat sempoyongan. Kepalanya menunduk. Lalu badannya nyaris ambruk. Dia pun terduduk sembari menselonjorkan kaki ke depan. Kondisinya semakin melemah. Dua orang jamaah di kanan dan kirinya segera menghampiri Yunus, terlihat berbicara dengannya.

Seseorang dari jamaah itu lantas bergegas pergi mengambil sesuatu. Yunus masih duduk tampak lemas di lantai masjid. Beberapa detik kemudian, rupanya dia masih berusaha untuk bisa tetap ikut shalat. Yunus bangkit kembali. Jamaah yang pergi tadi, sudah datang membawakan kursi. Yunus duduk di kursi coklat itu dibantu jamaah tadi. Baru sekitar 5 detik duduk, tiba-tiba dia terlihat sempoyongan lagi lalu ambruk ke depan. Jamaah di samping berusaha membantunya, lalu membawanya keluar dari shaf.

Yunus pun dibaringkan di lantai masjid. Sejumlah pria lain berdatangan dan mengerumuni Yunus.

“Innalillahi wainna ilaihi rajiun,” bunyi pengumuman dari pengeras suara Masjid Nurul Yaqin. “Husnul khatimah, aamiiin,” ujar jamaah masjid terdengar dari video yang beredar.

Yunus wafat meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. “Cucu banyak,” kata Yuli. Selama hidup, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik. Sehari-hari dia berprofesi sebagai tukang jahit di kawasan Pasar Gunung Tembak.

“Innalillahi WA inna ilaihi rojiun… Pak yunus meninggal dunia.. Meninggal di masjid pas sholat shubuh di masjid.. Bapaknya pak Yuli di pasar gutem,” pesan yang beredar di grup WA warga Gunung Tembak, Kamis (12/05/2022) pagi.

“Beliau rajin shalat berjamaah,” ujar Dr Kusnadi, Ketua DKM Ar-Riyadh Gunung Tembak, masjid yang berjarak beberapa ratus meter dari Masjid Nurul Yaqin.

“Innalillahi wainna ilahi rojiun….indah kematiannya…..semoga Allah…mewafatkan kita..dengan Husnul khatimah…Amin ya roob,” ujar Syarif Bastian, warga Gunung Tembak lainnya di media sosial.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, akrab sy sama beliau ini karena sahabatnya ayahanda juga, salah satu penjahit langganan ayahanda, kalau belanja ke tokonya pasti diajak ngobrol. Indahnya akhir hidupnya. Husnul khotimah insya Allah,” ujar Jiho, warga Balikpapan.

“😭😭baru kemarin singgah beli jas hujan di rmh beliau,Husnul khatimah pak hj Yunus 😭🤲,” tambah warga lainnya, Abdul Malik.

Yunus dimakamkan di pemakaman Muslim samping Masjid Nurul Yaqin Gunung Tembak pada Kamis (12/05/2022) siang.* (SKR)

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kalimantanmeninggal saat shalatshalat subuh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Membunuh Jurnalis Palestina Al Jazeera Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera: Kelompok HAM Menyangkal Klaim ‘Israel’
Tulisan selanjutnya 5 WNI Disanksi AS, BNPT Sebut Terafiliasi JAD

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?