Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aljazair Sebut 5,6 Warganya Tewas Selama Penjajahan Prancis

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Juli 2022 13:46 1:46 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 Juli 2022 13:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Aljazair mengatakan bahwa jutaan warganya telah tewas selama masa penjajahan Prancis. Hal itu diungkapkan setelah perselisihan dipmolatik dengan Prancis terjadi.

Kepresidenan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa lebih dari 5,6 juta orang Aljazair tewas selama penjajahan Prancis di Aljazair antara tahun 1830 dan 1962, ketika negara itu memperoleh kemerdekaan.

Perselisihan diplomatik terjadi setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengklaim “sejarah resmi” Aljazair “tidak didasarkan pada kebenaran” tetapi “pada kebencian terhadap Prancis”, menurut laporan, yang menyebabkan kemarahan pemerintah Aljir.

“Pernyataan Macron membawa penghinaan yang tidak dapat diterima terhadap kenangan 5.630.000 martir,” bunyi pernyataan Kepresidenan Aljazair.

Angka yang diumumkan termasuk 1,5 juta yang tewas selama perjuangan Aljazair untuk kemerdekaan antara tahun 1954 dan 1962, bersama dengan korban yang meninggal karena sisa-sisa ranjau dan radiasi setelah uji coba nuklir Prancis di gurun Aljazair, lapor Al-Araby Al-Jadeed.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejarawan Mohammed Al-Amin mengatakan kepada Al-Araby Al-Jadeed bahwa sebanyak 10 juta orang Aljazair – atau “martir” menurut pihak berwenang Aljazair – diduga terbunuh selama 132 tahun pendudukan Prancis.

Sejarawan Prancis mengatakan bahwa 400.000 orang tewas dari kedua belah pihak selama perang, sementara para akademisi meyakini jumlah warga Aljazair yang tewas mencapai sekitar 1,5 juta orang.

Pihak berwenang secara resmi mengakui “martir” sebagai individu yang meninggal selama Perang Kemerdekaan Aljazair dan pemerintah juga memberikan bantuan bulanan kepada keluarga mereka di samping dukungan materi dan hukum.

“Tidak seorang pun atau apa pun yang bisa memaafkan pasukan kolonial dan kejahatan mereka,” bunyi pernyataan presiden itu.

Perselisihan itu menyusul keputusan Prancis pekan lalu untuk memangkas jumlah visa yang terbuka bagi warga Aljazair, Maroko, dan Tunisia – semuanya sekaligus diduduki oleh Prancis.

Pada hari Rabu, kementerian luar negeri Aljazair memanggil duta besar Prancis atas masalah visa.*


YUK IKUT.. WAKAF ALAT & SARANA
DAKWAH MEDIA

Sarana dan alat Dakwah Media, senjata penting dalam dakwah.
Wakaf dan jariyah Anda sangat membantu program Dakwah Media.

Transfer ke Rekening : Bank BCA No Ac. 128072.0000 (An Yys Baitul Maal Hidayatullah)

Klik Link : https://bit.ly/DakwahMediaGhazwulFikri

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AljazairEmmanuel Macronpenjajahan Prancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tjahjo Kumolo Meninggal Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Usai Dirawat Intensif di RS
Tulisan selanjutnya Beda Waktu Idul Adha dengan Arab Saudi, Kemenag Ungkap Alasannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?