Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Laporkan Kasus Cacar Monyet Keempat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juli 2022 17:28 5:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juli 2022 17:28
Bagikan
cacar monyet indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com– Kasus cacar monyet keempat di India telah dilaporkan terjadi pada seorang pria di ibu kota Delhi. Orang itu tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Kementerian kesehatan federal telah meminta pemerintah kota Delhi untuk melacak kontak pria berusia 34 tahun itu, lapor media lokal seperti dilansir BBC Senin (25/7/2022).

Negara-negara bagian telah diminta untuk melakukan “pengawasan ketat” terhadap virus tersebut. Pemerintah juga telah mengeluarkan pedoman pencegahan penyakit tersebut.

Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal mengatakan pasien itu stabil dan berangsur pulih dari infeksi.

“Tidak perlu panik,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pria itu melakukan perjalanan ke negara bagian Himachal Pradesh sebelum jatuh sakit. Tim pengawasan sedang memeriksa apakah dia kemungkinan tertular infeksi di sana, atau dari seorang teman, lapor surat kabar The Indian Express.

Tiga kasus pertama di India dilaporkan tercatat di negara bagian selatan Kerala. Semua penderitanya baru baru tiba di sana dari negara-negara di kawasan Teluk.

Pekan lalu, Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.

Lebih dari 16.000 kasus kini telah dilaporkan dari 75 negara, kata Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Cacar monyet atau monkeypox disebabkan oleh virus monkeypox, anggota keluarga virus yang sama dengan cacar, meskipun jauh lebih ringan dan para ahli mengatakan peluang infeksinya rendah.

Virus menyebar ketika seseorang melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang rusak (luka), saluran pernapasan atau melalui mata, hidung atau mulut.

Namun, para ahli mengatakan wabah saat ini yang terjadi di luar Afrika hampir semua menular di kalangan pria yang melakukan hubungan seks dengan pria dan pada masanya kemungkinan bisa berkembang menjadi penyakit yang menular secara seksual seperti halnya gonore, sifilis dan HIV.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Cacar monyetIndiaWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibu Negara Turki Mendesak Diakhirinya Perang di Ukraina
Tulisan selanjutnya Apa Itu Ijma’?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?