Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet Pada Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2022 15:27 3:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2022 15:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas kesehatan publik Jerman Robert Koch Institute hari Selasa (9/8/2022) melaporkan kasus pertama cacar monyet pada anak di negara itu.

RKI mengatakan kasus itu terdeteksi pada seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang tinggal di sebuah rumah tangga dengan dua orang dewasa yang terinfeksi di Pforzheim, sebuah kota di negara bagian Baden-Württemberg, barat daya Jerman.

Anak itu dites cacar monyet setelah orang yang kontak dekat di rumah jatuh sakit karena virus itu. 

Kementerian kesehatan wilayah negara bagian Baden-Württemberg mengatakan kepada DW bahwa anak itu tidak memiliki kontak dekat di luar rumah dan tidak menunjukkan gejala apa pun.

Tidak disebutkan apakah kedua orang dewasa yang terjangkit cacar monyet itu adalah pasangan gay atau homoseksual.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Secara global, ada 25 kasus pada anak-anak berusia empat tahun ke bawah, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kasus lain cacar monyet pada anak-anak telah dilaporkan terjadi di Amerika Serikat, Prancis, Belanda, dan Spanyol.

Menurut WHO, sampai kelompok usia 17 tahun cacar monyet relatif jarang ditemukan pada wabah global saat ini. Hanya ada 98 kasus dari sekitar 17.400 kasus di kalangan pasien yang usianya diketahui.

Secara global, sampai saat ini diperkirakan ada 31.800 kasus cacar monyet dan sebagian besar terjadi di Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakCacar monyetJermanMonkeypoxRobert Koch InstituteWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beredar Daftar Sekolah Intoleran Versi PDIP, Fahmi Salim: Umat Islam Rilis Juga Daftar Partai Korup
Tulisan selanjutnya Para Pemimpin Syiah Memberikan Ultimatum untuk Membubarkan Parlemen Irak Minggu Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?