Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tinggalkan Singapura Eks Presiden Sri Lanka yang Kabur Muncul di Thailand

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2022 09:15 9:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Agustus 2022 09:15
Bagikan
Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa
Bagikan

Hidayatullah.com– Eks presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa, yang melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari kemarahan rakyat setelah negaranya bangkrut, meninggalkan Singapura dan muncul di Thailand pada Kamis malam (11/8/2022).

Media televisi Thailand menampakkan gambar Rajapaksa dan seorang wanita yang diduga 

istrinya sedang berada di luar ruangan VIP di Bandara Don Mueang Bangkok) dan digiring menuju sebuah mobil limosin, yang kemudian pergi ke tujuan yang tidak diketahui, lansir The Guardian.

Pejabat di Thailand pada hari Rabu mengatakan mereka telah diminta oleh pemerintah Sri Lanka agar mengizinkan Gotabaya Rajapaksa masuk, dan bahwa dia akan diizinkan untuk tinggal sementara di sana.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha mengatakan mengetahui kunjungan tersebut dan memperbolehkannya dengan alasan kemanusiaan, karena bekas presiden Sri Lanka itu sedang berusaha mencari suaka di negara ketiga. Dia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, tetapi mengatakan Rajapaksa tidak akan terlibat dalam aktivitas politik selama berada di Thailand.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rajapaksa melarikan diri dari Sri Lanka pada bulan Juli, pergi ke negara tetangga Maladewa dengan pesawat militer Sri Lanka dan kemudian ke Singapura, di mana visanya berakhir pada hari Kamis kemarin. Dia mengajukan pengunduran dirinya dari jabatan presiden setelah mendarat di Singapura.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand Tanee Sangrat mengatakan Rajapaksa hanya singgah sementara dan bermaksud melanjutkan perjalanan ke tempat lain. Dia belum mengajukan suaka politik di Thailand.

Sangrat juga mengatakan bahwa disebabkan Rajapaksa memegang paspor diplomatik, dia diperbolehkan tinggal di Thailand selama 90 hari tanpa visa.

Para pengunjuk rasa yang menduduki kantor dan tempat tinggal resmi presiden di ibu kota Sri Lanka, Kolombo, menuding salah urus negara dan korupsi oleh keluarga Rajapaksa sebagai penyebab utama krisis ekonomi yang  menyebabkan kelangkaan berbagai kebutuhan pokok seperti bahan bakar, makanan dan obat-obatan.

Rajapaksa juga dituduh oleh kelompok-kelompok peduli hak asasi manusia terlibat dalam kejahatan perang ketika dia menjadi menteri pertahanan selama perang saudara Sri Lanka, yang berakhir pada 2009.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gotabaya RajapaksasingapuraSri Lankathailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Delhi India Kembali Diwajibkan Mengenakan Masker
Tulisan selanjutnya Pembunuhan Brigadir J Ferdy Sambo Akui Jadi Otak Pembunuhan Brigadir J

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?