Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat Serang Suriah untuk Mengirim Pesan kepada Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2022 19:48 7:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Agustus 2022 19:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Serangan-serangan udara militer Amerika Serikat atas wilayah timur Suriah merupakan pesan yang ingin disampaikan kepada Iran dan kelompok-kelompok bersenjata dukungan Teheran yang menarget pasukan Amerika bulan ini dan pada waktu lampau, kata Pentagon.

Colin Kahl, wakil menteri pertahanan bidang kebijakan, hari Rabu (24/8/2022) mengatakan kepada awak media bahwa serangan-serangan udara malam hari atas fasilitas-fasilitas yang digunakan milisi dukungan Garda Revolusi Iran menunjukkan bahwa “Amerika Serikat tidak akan ragu untuk membela diri terhadap agresi yang dilakukan oleh Iran dan didukung Iran ketika itu terjadi.”

Dia mengatakan keputusan AS untuk melancarkan serangan didasarkan baik pada sifat dan fakta serangan tanggal 15 Agustus oleh milisi dukungan Iran terhadap Al-Tanf Garrison, di mana pasukan AS berpangkalan di bagian selatan Suriah. Melihat adanya pecahan drone Iran di lokasi itu AS berkeyakinan bahwa Iran benar-benar layak untuk diberi tindakan balasan, lansir Associated Press.

Jubir Central Command Kolonel Joe Buccino dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa serangan-serangan AS dilakukan secara proporsional dan sedemikian rupa untuk mengurangi risiko eskalasi dan meminimalkan korban jiwa.

Kahl mengatakan AS awalnya mengidentifikasi 11 target bunker di lokasi serangan dan akhirnya menyerang sembilan karena ada bukti kemungkinan ada orang di dekat dua lokasi tersebut dan tujuan serangan memang bukan untuk menimbulkan korban.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Iran, jubir Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan Amerika “terhadap rakyat dan infrastruktur Suriah”. Dia membantah Iran memiliki hubungan dengan mereka yang menjadi target serangan AS.

Iran senantiasa menyangkal mempersenjatai kelompok-kelompok milisi yang menargetkan pasukan AS di kawasan itu, meskipun persenjataan yang dipakai kelompok bersenjata itu bila dilacak asalnya kembali ke Iran.

Kelompok pemantau perang Suriah bentukan oposisi yang berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, dan aktivis dari kumpulan Deir Ezzor 24 mengatakan serangan-serangan AS menarget Ayash Camp yang dikelola oleh grup Fatimiyoun yang beranggotakan para petempur Syiah dari Afghanistan. Menurut Observatory, sedikitnya enam orang Suriah dan militan asing tewas dalam serangan udara AS. Sementara Deir Ezzor 24 melaporkan 10 kematian.

Deir Ez-Zor adalah provinsi strategis yang berbatasan dengan Iraq dan memiliki banyak ladang minyak. Kelompok milisi yang didukung Iran dan pasukan rezim Suriah mengendalikan daerah itu, yang sering menjadi sasaran pesawat perang Israel.

US Treasury mengatakan kelompok Fatimiyoun terlibat banyak pertempuran di Suriah, dan dipimpin oleh tentara elit Iran dari Pasukan Quds bagian dari Garda Revolusi Iran.

Pergudangan Ayash merupakan salah satu fasilitas penting bagi milisi-milisi dukungan Iran di Suriah, menurut Omar Abu Layla, CEO dari Deir Ezzor 24, kepada Associated Press. 

“Kami menduga Iran akan merespon dengan serangan baik di Al-Tanf atau mungkin di Iraq,” kata Abu Layla.

Pasukan AS memasuki Suriah pada tahun 2015, guna bergabung dan mendukung pasukan sekutu Baratt dalam perjuangan mereka melawan kelompok Daesh alias ISIS alias IS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAmerika SerikatDeir al-ZourFatimiyouniranISISsuriahsyiahTeheran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks PM Shinzo Abe Dibunuh, Kepala Kepolisian Jepang Meletakkan Jabatan
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Berbuatlah Sesuka Hati Jika Tidak Malu!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?