Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiongkok Benarkan telah Bongkar Masjid, Xi Jinping: Agama Harus ‘Berorientasi China’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2022 22:12 10:12 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Oktober 2022 22:09
Bagikan
Masjid Agama China
Presiden China, Xi Jinping
Bagikan

Pemerintah China, menurut New York Times, pembongkaran masjid bagi dari upaya untuk “mengikis warisan budaya dan agama di wilayah itu dan secara paksa mengasimilasi minoritas Muslim China.”

Hidayatullah.com — Pemimpin Partai Komunis China, Xi Jinping, mengakui bahwa pihaknya menghancurkan dan mengubah banyak masjid di Provinsi Ningxia dan Xinjiang, yang sebagian besar warganya Muslim. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya di Kongres Partai Komunis China.

Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa agama di Tiongkok harus “berorientasi kepada China”, lansir BBC (17/10/2022).

Bentuk bangunan yang dianggap memiliki citra Arab dan Islam sudah digantikan dengan bentuk lain ala China.

Pada 2018 lalu, pemerintah kota Weizhou berencana membongkar masjid karena menyebutnya tidak berizin, sehingga bisa disebut “gedung ilegal”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kala itu, warga Muslim Weizhou yang beretnis Hui berupaya menghambat penghancuran dengan menduduki masjid. Hingga akhirnya, pemerintah China “hanya” mengubah bangunannya menjadi gaya China. Bahkan menara dan kubahnya diganti dengan pagoda.

Sementara di Xinjiang, secara resmi bernama Daerah Otonomi Xinjiang Uighur, banyak bangunan bergaya Islam dan Masjid yang dibongkar. Pada September 2020, New York Times melaporkan bahwa pemerintah Xinjiang menghancurkan banyak masjid di seluruh wilayah tersebut.

Pemerintah China, menurut New York Times, pembongkaran masjid bagian dari upaya untuk “mengikis warisan budaya dan agama di wilayah itu dan secara paksa mengasimilasi minoritas Muslim China.” Beberapa outlet media Barat lainnya, termasuk Voice of America, mengangkat laporan tersebut.

Lembaga pemikir Australia, Institut Kebijakan Strategis (ASPI) memperkirakan pihak berwenang China merusak atau langsung menghancurkan ribuan bangunan keagamaan di seluruh Xinjiang.

Sekitar 16.000 masjid telah dihancurkan atau dibongkar, menurut laporan ASPI berdasarkan citra satelit yang mendokumentasikan ratusan situs suci dan pemodelan statistik.

Sebagian besar kehancuran terjadi dalam tiga tahun terakhir dan diperkirakan 8.500 masjid telah hancur total, kata laporan itu, dengan lebih banyak kerusakan di luar pusat kota Urumqi dan Kashgar.

Banyak masjid yang lolos dari penghancuran telah kehilangan kubah dan menaranya, menurut penelitian, yang memperkirakan kurang dari 15.500 masjid utuh dan rusak dibiarkan berdiri di sekitar Xinjiang. Jika benar, itu akan menjadi jumlah terendah tempat peribadahan umat Islam di wilayah itu sejak pergolakan nasional yang dipicu oleh Revolusi Budaya pada tahun 1960an.

Sebaliknya, tidak ada gereja Kristen dan kuil Buddha di Xinjiang yang rusak atau hancur, menurut penelitian lembaga tersebut. ASPI juga mengatakan hampir sepertiga dari situs suci Islam besar di Xinjiang – termasuk tempat suci, kuburan dan rute ziarah – telah dihancurkan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinamasjidpartai komunis chinauighurXi Jinping
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gelar Kelas Jurnalistik, SPI Hadirkan Tenaga Ahli DPR RI
Tulisan selanjutnya PJ Gubernur DKI akan Hidupkan Program Pengaduan Era Ahok, Netizen: Sudah Ada JAKI, Kenapa Kembali Cara Kuno?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?