Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puluhan Ribu Rakyat Pakistan Turun Jalan Dukung Imran Khan Menuntut Pemilu Dini

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2022 12:36 12:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Oktober 2022 12:45
Bagikan
Ribuan aktivis dan pendukung Imran Khan berbaris dari Lahore ke Islamabad, hari ini, menuntut agar pemilihan umum diadakan lebih awal. - FOTO RTR
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan warga Pakistan bergabung dengan mantan Perdana Menteri, Imran Khan, di kota Lahore untuk memulai aksi protes menuju Islamabad, hari ini. Imran dan partainya, Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), memobilisasi masyarakat untuk menuntut pemilihan umum dini, menentang pemerintahan koalisi enam bulan di bawah Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

“Tsunami di Liberty Chowk,” kata PTI dalam bahasa Inggris merujuk pada kawasan kota tempat Imran disambut ribuan pendukungnya. “Revolusi telah dimulai dari Lahore,” katanya dikutip AFP dalam pidato lain dalam bahasa Urdu.

Sejak digulingkan melalui mosi tidak percaya di Parlemen April lalu, Imran telah mengadakan lebih dari 50 demonstrasi massal di seluruh Pakistan untuk menekan pemerintah yang ia klaim terpilih melalui konspirasi perubahan rezim yang didukung Barat.

Imran mengklaim bahwa pawai itu diadakan untuk tujuan ‘haqeeqi azadi’ (kedaulatan sejati) untuk memungkinkan Pakistan melanjutkan kebijakan independennya dan hak-hak dasar rakyat tidak dilanggar.

Khan berencana untuk memimpin karavan bermotor perlahan ke utara menuju Grand Trunk Road ke Islamabad, menarik lebih banyak dukungan di sepanjang jalan sebelum memasuki ibu kota minggu depan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada saat dia tiba di sana, Khan mengatakan dia mengharapkan ratusan ribu orang bersamanya, dan partainya Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) telah meminta pihak berwenang di ibukota untuk mengizinkan aksi duduk.  Sekitar 10.000 demonstran, banyak dari mereka menumpuk di ratusan truk dan mobil, berangkat pada hari Jumat dari kota timur Lahore.

Berbicara kepada para pendukung sebelum keberangkatan, Khan menggambarkan upaya itu sebagai “pawai damai” dan mengatakan perjuangan politiknya melawan pemerintah akan berlanjut sampai pemerintah setuju untuk mengadakan pemilihan awal. Kerumunan pendukung Khan di Lahore meneriakkan slogan-slogan, termasuk “Imran, banyak orang rela memberikan hidup mereka untukmu.”

Laila, ibu dua anak dari Toba Tek Singh, sebuah kota di provinsi timur Punjab, menggemakan sentimen tersebut. “Saya datang ke Lahore untuk bergabung dalam long march bersama suami dan dua putra saya, berusia sembilan dan 11 tahun. Saya tidak khawatir tentang keamanan karena Khan berjuang untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak saya,” katanya dikutip Aljazeera, menambahkan dia keluarganya akan pergi ke Islamabad dan tinggal sampai akhir aksi ini.

“Kita perlu membersihkan negara dari penjarah dan pencuri yang mengambil uang negara untuk kepentingan mereka sendiri,” kata Muhammad Mazhar, 36, yang tiba di Lahore pada hari Jumat untuk ambil bagian.

“Kita perlu menyelamatkan negara dan mengubah sistem ini, jadi saya mendukung Imran Khan.”

Berbicara kepada para pendukungnya di Lahore, ia juga mengecam kenaikan harga dan tuduhan korupsi dan penyiksaan terhadap para pemimpin PTI yang ditahan dan jurnalis yang mendukung mereka.

“Saya ingin pemilu yang bebas dan adil. Saya ingin rakyat memutuskan siapa yang akan memimpin negara ini,” kata Imran.

Pendukung Imran Khan dari seluruh Pakistan diperkirakan akan bergabung dalam pawai yang berpuncak pada pada 4 November depan di Islamabad. Mereka akan bergabung dengan konvoi yang akan menempuh perjalanan sekitar 380 kilometer dari Lahore ke Islamabad, dan berhenti di sepanjang jalan untuk mengadakan demonstrasi dan mengumpulkan lebih banyak pengunjuk rasa.

Sementara itu, Pemerintah Perdana Menteri Shehbaz Sharif telah berulang kali mengatakan pemilihan akan diadakan sesuai jadwal pada tahun 2023.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Imran KhanPakistanPawaipemilu dini
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MAKI Desak KPK Usut Tuntas Skandal Kardus Durian, PBNU Mendukung
Tulisan selanjutnya LDNU Minta Wahabi dan HijrahFest Dilarang, Aktivis Muhammadiyah Ajak Jauhi Fanatisme dan Kuatkan Ukhuwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?