Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hidcompedia

Antara Ayah, Abi dan Walid

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 November 2022 22:19 10:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 November 2022 23:00
Bagikan
Bagikan

Dalam Al-Qur’an terdapat kata “Abu” dan “Walid”, dinamakan abun, karena ayah berfungsi pendidik, penjaga, pemelihara, dan yang bertanggungjawab terhadap sandang, pangan, sedang walid menjadi sebab adanya anak

Hidayatullah.com | WALAU tidak ada hari khusus bagi seorang ayah, ia tetap selalu di hati. Apa pun tentangnya selalu indah, dan bersamanya adalah momen yang menakjupkan.

Mudah-mudahan ayah kita (yang masih hidup) selalu diberikan kesehatan dan keberkahan, dan (yang sudah wafat) mudah-mudahan dalam maghfirahnya. Kata Ayah  diserap dari bahasa Jawa ꦪyaꦪꦃyah (yayah, “ayah”), dari bahasa Jawa Kuno yayah (“ayah”), dalam Wiktionari, sebuah panggilan bagi orang tua kandung laki-laki. Dan kata ayah secara etimologi dalam bahasa Hindi आया adalah bermakna pembantu (aaya, “pembantu”).

Dan kata ini, menjadi sebutan bagi seorang perempuan yang menjadi pembantu. Entah, makna secara bahasanya, saya belum menemukannya.

Ayah, bukan hanya seseorang yang memberikan nafaqah (nafkah) dalam keluarga. Tapi, ia adalah seorang pendidik (mengajarkan cara beribadah, berakhlak yang baik, bermasyarakat dan lainnya) dan ayah adalah seorang pemimpin dalam keluarga.

Baca Juga

Makna Ijma’ dan Fatwa dalam Hukum Islam: Asal Kata, Definisi, dan Fungsinya
Makna “Dzalim”  
Makna “Bid’ah” dalam Pemahaman Keagamaan
Ribath di Jalan Jihad
Dua Kalimah Syahadat

Orang tua –baik ayah atau ibu—posisinya sama. Keduanya sama-sama memiliki keistimewaan. Tanpa salah satu dari keduanya, tidak akan hadir seorang manusia.

Dalam Al-Qur’an terdapat kata “Abu” dan “Walid”.  Kata Ab (أب) secara bahasa bermakna sebab adanya sesuatu atau memperbaiki sesuatu. Dinamakan abun, karena seorang ayah adalah orang yang berfungsi sebagai pendidik, penjaga, pemelihara, dan yang bertanggungjawab terhadap sandang, pangan dan pendidikannya.

Sedangkan walid (والد), adalah ayah langsung, yang menjadi sebab adanya anak. Kata walid lebih khusus, sedangkan aab digunakan lebih umum.

الأب في اللغة: سبب وجود الشيء أو إصلاحه، أو ظهوره، وسُمّي الأب أبًا، لأنه يقوم على إصلاح الأبناء ورعايتهم بالتربية والغذاء. أما الوالد في اللغة: الأب المُباشر، الذي هو سبب وجود الابن. فالوالد خاص، والأب عام.

Dalam Al-Qur’an, kata Aab menunjukkan pada beberapa isyarat. Pertama menunjuk pada ayah kandung (الاب المباشر) sebagaimana dalam Surat Yusuf;

«إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ»

“(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya.” (QS: Yusuf: 5).

Dan juga menunjuk pada kakek (jadd) dan buyut (ke atas);

مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ» (الحج)

“(Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim.” (QS: Al Hajj: 78).

«قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا» (البقرة) 170.

“Mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami.” (QS: Al-Baqarah: 170).

 «أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمُ الْأَقْدَمُونَ» (الشعراء).

“kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu” (Asy-Syuara: 76)

Penggunaan kata “Aab” dalam Al-Qur’an terkait dengan luasnya asal kata Aab (الاب) dan pencantumannya terhadap segala sesuatu yang menjadi penyebab keberadaan sesuatu atau riayah.

Berbeda dengan kata Walid (الوالد), yang secara khusus menunjukkan ayah biologis, yang menjadi sebab keberadaan seorang anak (ibnu). Kata “walid” dalam beberapa ayah menggunakan mustanna (bermakna dua). Hal ini, menunjukkan bahwa walidah (ibu)lah yang melahirkan.

«لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا اللـه وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا» (البقرة)83.

“Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa.” (QS: al-Baqarah: 83).

Jadi ayah bukan hanya seorang walid, tapi ia juga harus menjadi seorang Abi. Tidak hanya menjadi sebab lahirnya anak, tetapi tugas berikutnya adalah menjaga, mendidik dan tentunya mencari nafkahnya.*/Dr Halimi Zuhdy

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AbahABIabunayahwalid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 145 Kandidat Muslim Bersaing dalam Pemilu AS
Tulisan selanjutnya AS Kecam Ben-Gvir ‘Israel’ Hadiri Perayaan Teroris Meir Kahane

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Hidcompedia

Hisab, Muhasabah dan Yaumul Hisab

14 Maret 2024 03:25
Hidcompedia

Asal Usul Kata “Tarhib Ramadhan”

13 Maret 2024 00:30
Hidcompedia

Istilah Makar dalam Al-Quran

1 Maret 2024 14:00
Hidcompedia

Sarir dan Rahasia Ranjang

26 Januari 2024 11:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?