Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

WPF 8 Hasilkan Surakarta Message Singgung Krisis Global, Ekstremisme Agama, Politik, hingga Pandemi

Bambang S
Terakhir diupdate: 18 November 2022 19:28 7:28 pm
Bambang S
Dipublikasikan 18 November 2022 19:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Penyelenggaraan 8TH World Peace Forum (WPF) menghasilkan sejumlah pernyataan sikap yang dijadikan satu dalam Surakarta Message. Surakarta Message dibacakan di The Sunan Hotel, Surakarta, Jumat, 18 November 2022.

Ada 4 substansi Surakarta message yang dibacakan dengan menggunakan bahasa Inggris oleh anggota Panitia pengarah (Steering Committee) World Peace Forum Didik J Rachbini, yang juga Rektor Universitas Paramadina Jakarta di hadapan para peserta World Peace Forum (WPF)

Wakil Ketua Panitia Pengarah Panitia Penyelenggaran World Peace Forum (WPF), Syafiq A. Mughni, menyampaikan 4 isi Surakarta Message tersebut. Pertama, mengenai keadaan dunia sekarang ini yang berada dalam krisis yang disebabkan ketegangan antara kekuatan super power termasuk perang Rusia dan Ukraina.

“Situasi ini memungkinkan terjadinya perang. Dan kalau menggunakan nuklir tentu akan menghadirkan korban sangat besar,” kata Syafiq A. Mughni.

Kedua, persoalan ekstremisme di banyak negara baik yang menyangkut agama maupun politik. Artinya sikap nonkooperatif, diskriminatif menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ketiga, menyangkut pemanasan global. Apabila situasi ini terus berlanjut berakibat tidak akan menyisakan kehidupan di dunia ini.

“Keempat, dampak Covid-19 yang sampai sekarang masih belum pulih yang menyangkut hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat global,” ujar anggota PP Muhammadiyah tersebut.

Menurut Syafiq A. Mughni, beberapa persoalan tersebut harus bersama-sama di hadapan oleh banyak pihak.

Caranya yang pertama harus memperkuat solidaritas. Pihak yang kuat harus mendukung pihak yang kuat dengan mendistribusikan kekayaan material dan moral sehingga terjadi keadilan.

“Kedua, persaudaraan antarmanusia juga harus disertai jalan tengah (middle path). Bahwa dalam beragama atau sosial kita harus menganut middle path sehingga kita bisa menghindari sikap ekstrem yang tidak akan memberikan kekuatan terbangunnya persaudaraan kemanusiaan,” terang Syafiq Mughni.

Syafiq Mughni menyampaikan digunakannya nama Surakarta Message mengingat penyelenggaraan World Peace Forum (WPF) ke 8 ini berada di Kota Surakarta.

“Kita sudah 8 kali ini mengadakan pertemuan semacam ini dan kita menggunakan tempat untuk membuat pernyataan sikap. Kemarin ada namanya Bandung Message, Bogor Message dan lain sebagainya,” kata Syafiq Mughni.

Syafiq menyampaikan Surakarta Message ini akan disebarkan secara nasional maupun internasional supaya ada perhatian bersama dan akan menjadi program yang akan dijalankan Forum Poros Dunia Jalan Tengah. “Forum Poros Dunia Jalan Tengah ini yang akan mengemban, melaksanakan substansi Surakarta Message kepada khalayak,” ungkap Syafiq Mughni.

Sementara itu, Ketua World Peace Forum, Din Syamsuddin menyampaikan, Surakarta Message yang sudah dibacakan draftnya oleh panitia pengarah tadi pada dasarnya menggambarkan permasalahan dunia yang diliputi krisis multi dimensi.

Ada krisis energi, lingkungan hidup, pangan yang dengan adanya Covid-19 kemarin mengkristal menjadi menjadi kerusakan dunia (global damages) yang akut.

“Oleh sebab itulah kerjasama antaragama, kooperasi antaragama jadi hal mendasarkan yang harus selalu dilakukan,” terang Din Syamsudin.

Din Syamsyudin mengatakan Surakarta Message yang dibacakan tadi masih terbuka untuk dijadikan revisi oleh peserta forum. Mengenai deklarasi Forum Poros Dunia Jalan Tengah akan dilakukan pada akhir World Peace Forum ke 8 ini.

“Insyaallah di akhir acara kita luncurkan gerakan dunia baru poros dunia jalan tengah. Insyaallah saya menjadi ketuanya dan Dr. Mustafa Ceric, mantan Grand Mufti Bosnia Herzegovina, akan menjadi Ketua Dewan Internasional Forum Poros Dunia Jalan Tengah ini,” terang Din Syamsudin.

Terakhir, Din menambahkan, Surakarta Message ini diharapkan bisa dipahami oleh seluruh pihak.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Din SyamsuddinEkstremisme AgamaWord Peace Forum
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengunjungi UMKM Center BSI Surabaya
Tulisan selanjutnya Jelang Pembukaan Muktamar, Berikut 39 Nama Calon Anggota PP Muhammadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?