Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Riset: Makanan Mahal Dorong Obesitas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 April 2013 07:58 7:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 April 2013 07:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Harga bahan pangan yang mahal membuat orang miskin mengalami kekurangan gizi dan menciptakan obesitas atau kegemukan, demikian studi Bank Dunia yang dikeluarkan hari Kamis (28/03/2013) dikutip Deutsche Welle.

“Makanan yang tidak sehat cenderung lebih murah daripada yang sehat, seperti junk food di negara-negara berkembang,“ kata Otaviano Canuto, wakil presiden Bank Dunia untuk urusan pengentasan kemiskinan dan manajemen ekonomi.

“Saat orang miskin di Negara berkembang mencoba mengatasi harga makanan yang tinggi dan semakin tidak stabil, mereka cenderung untuk memilih makanan murah yang tinggi kalori tapi tak punya banyak nilai gizi.“

Harga makanan mahal

Antara Oktober hingga Februari, harga bahan pangan secara keseluruhan turun rata-rata empat persen, didorong oleh turunnya harga gandum sekitar 11 persen dan gula yang turun 10 persen, akibat turunnya permintaan pasar atas gandum dan jagung untuk dipakai sebagai bahan bakar ethanol. Selain itu, peningkatan hasil panen juga membuat harga bahan pangan itu mulai menurun, demikian menurut Bank Dunia.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Namun harga bahan pangan itu masih berada dalam tingkat yang sangat tinggi dan hanya sembilan persen lebih rendah dari harga tertinggi sepanjang sejarah pada bulan Agustus tahun lalu.

Pada Februari ini saja, secara keseluruhan harga naik satu persen, Kenaikan itu khususnya terjadi pada beras dan jagung yang masing-masing naik 5 persen. Keduanya dikenal sebagai makanan pokok di negara-negara berkembang.

Bank Dunia juga khawatir tentang “ketidakpastian” yang masih tersisa dalam soal penyediaan pangan dunia.

Tahun lalu, harga saham dunia untuk jenis makanan cereal turun 3 persen, sebagian didorong oleh penurunan pasokan gandum dan biji-bijian. Kondisi kekeringan berkepanjangan di Argentina, Australia dan Afrika Selatan juga menghambat pasokan untuk bulan-bulan mendatang.

Sementara itu, harga minyak juga naik selama tiga bulan berturut-turut, mencapai tingkat tertinggi pada bulan Februari.

Obesitas naik dua kali lipat

“Dalam kondisi ‘normal terkini’ di tengah tinggi dan tidak stabilnya harga makanan, jutaan orang akan tetap menderita akibat gizi buruk, apakah itu kelaparan, kekurangan gizi atau obesitas atau kegemukan yang bisa menyebabkan kematian dini,” demikian isi laporan Bank Dunia.

Pada tahun 2008, ada 1,46 milyar orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan, termasuk diantaranya 508 juta yang mengalami obesitas.

Jumlah itu bisa naik menjadi 2,16 milyar orang dewasa yang kelebihan berat badan dan hampir 1,12 milyar mengalami obesitas atau naik hampir dua kali lipat pada tahun 2030 di seluruh dunia termasuk juga di negara yang berkembang cepat seperti China dan India, kata Bank Dunia itu sambil menyebut bahwa itu adalah “perkiraan yang bersifat konservatif”.

“Setengah dari jumlah orang yang kelebihan berat badan di dunia hidup di sembilan negara: China, Amerika Serikat, Jerman, India, Rusia, Brazil, Meksiko, Indonesia dan Turki. Ini membuktikan bahwa obesitas bukan sebuah epidemi yang terbatas hanya ada di negara-negara kaya,” pungkas Canuto.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Afghanistan Menusuk Mati Tentara Amerika
Tulisan selanjutnya Syeikh Sholeh: Waqaf Juga Bermanfaat Bagi Non Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?