Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jerman Bantah Memblokir Pengiriman Tank Leopard ke Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Januari 2023 19:45 7:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Januari 2023 14:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius, hari Jumat (20/1/2023), membantah bahwa Berlin secara sepihak memblokir pengiriman tank tempur unggulan Leopard ke Ukraina. Namun, dia mengatakan pemerintah Jerman siap untuk bergerak cepat dalam masalah ini jika ada konsensus di antara negara-negara sekutu.

Berbicara kepada para reporter dalam pertemuan NATO dan para pemimpin pertahanan di Ramstein Air Basedi Jerman, Pistorius membantah bahwa Berlin menghalangi koalisi bersatu yang mendukung pengiriman tank tersebut ke Ukraina, lapor Reuters.

“Ada alasan bagus untuk pengirimannya dan ada alasan bagus untuk menolaknya, dan menurut pandangan secara umum situasi perang yang telah berlangsung selama ini, semua pro dan kontra harus ditimbang dengan sangat hati-hati,” katanya, tanpa memaparkan lebih lanjut alasan-alasan itu.

Tekanan semakin menguat terhadap Berlin untuk menyediakan tank ke Kyiv yang dianggap Ukraina sebagai kunci dalam perang melawan Rusia.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin sebelumnya mendesak negara-negara sekutu agar memberikan sokongan yang lebih besar kepada Ukraina.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

NATO dan para pemimpin bidang pertahanan dari lebih 50 negara saat ini sedang bertemu di Ramstein Air Base guna membahas dukungan persenjataan terhadap Ukraina.

Jerman merupakan salah satu pemberi bantuan militer dalam jumlah besar kepada Ukraina. Namun, masih belum memberikan persetujuan untuk pengiriman tank Leopard atau mengizinkan negara lain untuk mengirimkan tank buatan Jerman itu.

Tank Leopard khususnya dipandang sangat cocok bagi Ukraina karena sudah banyak dipergunakan, yang artinya negara-negara selain Jerman yang memiliki tank tersebut dapat memberikan sebagian Leopard milik mereka kepada Ukraina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanNATOrusiatank leopardUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Motif Serangan Pemuda Kembar di Bank Kanada Membunuh Polisi Sebanyak Mungkin
Tulisan selanjutnya Biarawati Prancis Manusia Tertua Meninggal Menjelang Ulang Tahun ke-119

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?