Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penjara Bagi Remaja Inggris yang Videonya Menginspirasi Pembunuhan Rasis di Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Januari 2023 23:10 11:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Januari 2023 07:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang remaja Inggris berpandangan ekstremis yang menginspirasi dua pembunuhan rasis di Amerika Serikat diperintahkan untuk menjalani hukuman penjara 11 tahun enam bulan karena video pemujaan teroris sayap kanan yang dibuatnya.

Daniel Harris, 19, memuja para pembunuh dan penganut supremasi kulit putih seperti Anders Breivik dan Brenton Tarrant, serta menyeru agar pendukung supremasi kulit putih bangkit mengangkat senjata dalam video-video yang diunggah dari rumah kakeknya di Derbyshire. 

Dalam persidangan di Manchester Crown Court, pengadilan wilayah Manchester yang berwenang menangani kejahatan serius, diungkap bahwa materi buatan Harris dilihat oleh dua lelaki yang kemudian melakukan dua serangan maut terpidah di Amerika Serikat tahun lalu.

Salah satu peminat video Harris adalah Payton Gendron, 19, yang membunuh 10 orang dalam serangan bermotif rasial di Buffalo, New York, pada bulan Mei 2022. Korbannya kebanyakan orang kulit hitam.

Hakim Field KC, hari Jumat (27/1/2023), dalam sidang pembacaan hukuman menyebut Harris sebagai individu “yang sangat berbahaya” yang telah menginspirasi para pembunuh dengan video-video “keji dan hina” yang telah dibuatnya.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Field mengatakan ada bukti bahwa materi yang dibuat Harris telah dilihat oleh Gendron dan oleh Anderson Lee Aldrich, 22, tersangka penembakan di klab malam gay di AS pada bulan November 2022 yang menewaskan 5 orang dan melukai 17 orang lain sementara persidangan Harris sedang berlangsung.

Hakim mengatakan bahwa perbuatan kedua pembunuh di AS itu benar-benar mengerikan, “tetapi apa yang mereka lakukan tidak lebih dari apa yang kamu maksudkan agar orang lain lakukan dengan mempublikasikan materi tersebut secara online.”

Harris, yang dilahirkan di London tetapi tinggal bersama kakeknya di Glossop sejak kanak-kanak, divonis bersalah dalam lima dakwaan mendorong aksi terorisme dan satu dakwaan kepemilikan 3D printer yang dengannya dia berusaha membuat senjata api semi-otomatis.

Hakim Field mengatakan video Harris dibuat dengan canggih, sangat baik, apik dan jelas bukan produk dari remaja berusia 17-18an tahun.

Salah satu video yang diunggah Harris adalah dokumenter biografi Brenton Tarrant, pria Australia ekstremis sayap kanan anti-Islam, pelaku pembantaian 51 orang di dua masjid di Christchurch, New Zealand, pada Maret 2019. Harris memuja Tarrant sebagai “the Australian Saint”.

Seorang peminat mengomentari video tersebut. “Video ini telah menggerakkan saya. Saya tergugah, sekarang saya berkomitmen untuk ras saya.”

Komentar itu disambut oleh Gendron, yang menggunakan nama samaran, “Kamu tidak sendirian kawan.”

Video-video lain berisi instruksi bagaimana cara melakukan serangan maut seperti yang telah dilakukan Breivik dan Tarrant.

Hakim Field mengatakan bahwa Harris menggunggah video buatan selama lebih dari 14 bulan bahkan ketika dia masih mengikuti program de-radikalisasi.

Hakim memerintahkan Harris menjalani hukuman di institusi untuk pelaku kejahatan berusia muda. Selain itu selama tiga tahun setelah pembebasan dia tidak diperbolehkan untuk melakukan sejumlah aktivitas.

Harris tidak menunjukkan emosi saat dibawa ke dalam sel tahanan di gedung pengadilan usai pembacaan hukuman, lapor The Guardian.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anders BreivikBrenton TarrantDaniel Harrisekstremis sayap kananinggrissupremasi kulit putih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Penghina Islam adalah Teroris yang Sesungguhnya
Tulisan selanjutnya PBB: Produksi Opium Myanmar Catat Angka Tertinggi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Berita
25 Oktober 2026 14:12
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?