Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Provinsi-Provinsi di China Tawarkan Cuti 30 Hari Bergaji Mendorong Tambah Anak

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Februari 2023 16:30 4:30 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Februari 2023 16:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Beberapa provinsi di China menawarkan cuti bergaji selama 30 hari kepada pengantin baru dengan harapan mendorong pernikahan dan meningkatkan angka kelahiran yang menurun tajam.

Perkembangan tersebut dilaporkan oleh corong resmi Partai Komunis China, People’s Daily Health, hari ini, dengan provinsi Gansu dan Shanxi sekarang memberikan hari libur 30 hari, sedangkan Shanghai (10 hari) dan Sichuan tetap tiga hari.

Cuti pernikahan bergaji minimum di China adalah tiga hari, tetapi beberapa daerah telah menetapkan tarif mereka sendiri yang lebih menguntungkan sejak Februari.

Dosen di Institute of South West University of Finance and Economics, Yang Haiyang, mengatakan, memperpanjang masa cuti nikah merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan angka fertilitas.

Ia mengatakan, berbagai kebijakan pendukung lainnya masih dibutuhkan. Di  antaranya subsidi perumahan dan cuti hamil bergaji bagi ayah dari bayi.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

“Perpanjangan cuti pernikahan penting untuk beberapa daerah dan kota yang pertumbuhan ekonominya relatif lambat,” katanya dikutip Reuters, seraya menambahkan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk memperluas angkatan kerja dan meningkatkan konsumerisme.

Provinsi Gansu di barat laut dan provinsi penghasil batu bara Shanxi sekarang memberi 30 hari, sementara Shanghai memberi 10 dan Sichuan masih hanya tiga, tulis People’s Daily Health.

“Memperpanjang cuti menikah adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan tingkat kesuburan,” kata Yang Haiyang.

Berdasarkan data resmi, populasi China tahun lalu turun untuk pertama kalinya dalam enam dekade, sebuah perubahan yang diperkirakan menandai awal periode penurunan yang berkepanjangan, dan mencatat angka kelahiran terendah 6,77 per 1.000 orang.

Sebagian besar sebagai akibat dari kebijakan ‘satu anak’, antara tahun 1980 dan 2015, selain melonjaknya biaya pendidikan, masyarakat memilih untuk tidak memiliki lebih dari satu anak atau tidak memiliki anak sama sekali.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak Chinachinakesuburan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesedihan yang Dibayar Allah dengan Perjalanan Menuju Baitul Maqdis
Tulisan selanjutnya Pembakar Muslim India yang Sedang Dicari Aparat Ini Berfoto dengan Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?