Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ilmuwan Terpidana Malapraktik Pengedit Gen Bayi Diberi Visa Hong Kong

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Februari 2023 22:52 10:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Februari 2023 22:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–  Ilmuwan kontroversial He Jiankui diberikan visa Hong Kong atas talenta yang dimilikinya, meskipun memiliki catatan kriminal di China karena malapraktik yang dilakukannya yaitu mengedit gen embrio bayi.

Dalam keterangan pers hari Selasa (21/2/2023) di Beijing, He Jiankui mengatakan bahwa dirinya sedang melakukan kontak dengan sejumlah universitas di Hong Kong dan berencana melakukan riset terapi gen untuk penyakit-penyakit turunan langka, lapor Associated Press.

Pada tahun 2018, He Jiankui mengungkap bahwa dirinya telah mengedit gen dua embrio bayi kembar, yang dikenal sebagai Lulu dan Nana, sebelum dilahirkan, dengan tujuan membuat mereka resistan terhadap HIV. Diketahui kemudian bahwa dia juga mengedit gen bayi ketiga. Pada 2019, pengadilan di Shenzen menghukumnya tiga tahun penjara dan denda 3 juta yuan karena melanggar undang-undang di China perihal riset ilmiah dan melakukan praktik kedokteran tanpa izin. Pengadilan juga menyatakan bersalah He dan dua peneliti lainnya atas dakwaan memalsukan dokumen tinjauan etika.

Hari Selasa, Chris Sun Yuk-han, memteri urusan tenaga kerja dan kesejahteraan Hong Kong, mengatakan pemohon visa talenta – yang mulai dibuka sejak 28 Desember 2022 – tidak diharuskan membuat pengakuan pernah memiliki catatan kriminal.

Belakangan ini Hong Kong berupaya menarik kedatangan kalangan profesional internasional guna mendongkrak perekonomiannya yang melemah akibat pandemi dan kehilangan banyak akademisi menyusul penerapan undang-undang keamanan baru buatan Beijing pada 2020. Jumlah akademisi yang meninggalkan perguruan tinggi negeri di Hong Kong pada 2021-2022 lebih tinggi 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan merupakan yang tertinggi sejak wilayah bekas koloni Inggris itu diserahkan kembali ke China pada 1997.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

He Jiankui secara luas dikutuk oleh para ilmuwan karena praktik tidak etis yang melibatkan prosedur berisiko tanpa persetujuan penuh dari keluarga yang bersangkutan. Dia dipecat oleh Southern University of Science and Technology di Shenzhen pada 2019.

Sejak bebas dari penjara pada April 2022, dia mendirikan laboratorium independen di Beijing dengan fokus mengembangkan terapi berbiaya terjangkau untuk penyakit-penyakit genetik langka, seperti Duchenne muscular dystrophy (DMD) gangguan bawaan kelemahan otot progresif yang biasanya terjadi pada anak laki-laki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinagenHe JiankuiHong Kong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Teroris Bersenjata Pimpinan Egianus Kogoya jadikan Anak-Anak dan Perempuan sebagai Tameng
Tulisan selanjutnya Menaker: 12 Persen Pengangguran di Indonesia Didominasi Sarjana dan Diploma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?