Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pasien Suspek Marburg di Spanyol Dites Negatif Ratusan Dikarantina di Guinea Ekuatorial

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2023 10:03 10:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2023 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pria di Spanyol pasien suspek Marburg, hari Sabtu (25/2/2023), hsil tesnya menyatakan negatif, kata Menteri Kesehatan Spanyol.

Dilansir Reuters, sebelum otoritas kesehatan di Valencia mengatakan mereka mendeteksi kasus suspek Marburg pertama penyakit mematikan itu yang telah menyebabkan lebih dari 200 orang dikarantina di Guinea Ekuatorial.

Pria berusia 34 tahun itu, yang belum lama ini mengunjungi Guinea Ekuatorial, sekarang sudah dinyatakan bebas virus Marburg tetapi akan menjalani tes lagi di pekan mendatang, kata aparat terkait.

Dia sudah dipindahkan dari sebuah rumah sakit swasta ke unit isolasi di Hospital La Fe di Valencia sementara berbagai tes dilakukan, kata otoritas kesehatan regional Valencia.

Tiga tenaga kesehatan yang merawat pasien itu juga menjalani isolasi sebagai tindakan kehati-hatian, kata pihak berwenang.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tingkat kematian virus Marburg bisa mencapai 88 persen. Saat ini belum ada vaksin atau obat antiviral yang disetujui untuk perawatannya.

Guinea Ekuatorial mengkarantina lebih dari 200 orang dan membatasi pergerakan warganya pada 13 Februari di Provinsi Kie-Ntem, di mana kasus demam berdarah pertama terdeteksi.

Negara kecil di bagian tengah Afrika itu sejauh ini melaporkan sembilan kematian serta 16 kasus suspek Marburg, dengan gejala seperti demam, kelelahan, muntah bernoda darah dan diare, menurut WHO.

Sementara itu otoritas Kamerun mendeteksi dua kasus suspek Marburg pada 13 Februari di Olamze, sebuah perkampungan di dekat perbatasan dengan Guinea Ekuatorial, kata perwakilan kesehatan publik untuk wilayah itu, Robert Mathurin Bidjang, pada 14 Februari.

Kamerun kemudian membatasi pergerakan di sepanjang perbatasan sebagai upaya meredam penularan virus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Guinea EkuatorialMarburgSpanyolvirusWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Innalillahi… KH Ali Yafie Tokoh MUI – NU Wafat
Tulisan selanjutnya Polisi Inggris Merchandise Pelangi Satu Per Seratus Petugas Polisi England dan Wales Terjerat Pidana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?