Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amnesty Desak Kamboja Hentikan Pengusiran Warga dari Kuil Angkor Wat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Maret 2023 13:25 1:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2023 13:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kelompok peduli hak asasi manusia Amnesty International, hari Jumat (31/3/2023), mendesak pemerintah Kamboja agar menghentikan pengusiran 10.000 keluarga dari tempat tinggal mereka di kawasan kompleks kuil Angkor Wat.

Tahun lalu, pemerintah Kamboja memulai relokasi keluarga yang tinggal di kawasan situs warisan budaya UNESCO itu ke perkampungan baru, yang dibangun di bekas area persawahan berjarak 25 kilometer jauhnya.

Pihak berwenang mengatakan tindakan itu dilakukan guna menyelamatkan kompleks candi kuno tersebut, karena warga yang tinggal di sana merusak lingkungan sekitarnya dengan sampah dan penggunaan air yang berlebihan.

Pemerintah mengatakan warga pindah secara sukarela. Namun, Amnesty mengatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan warga desa diancam jika mereka tidak pergi dari sana. Warga yang disuruh pindah tidak diajak berunding terlebih dahulu dan tidak ada pemberitahuan yang cukup sebelumnya.

“Ini adalah pengusiran terselubung dan dalam skala massal. Masyarakat dipaksa untuk rela dan dibuat ketakutan akan mendapatkan balasan jika mereka tidak pergi atau menentang pemindahan tersebut,” kata Ming Yu Hah, wakil direktur regional Amnesty dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Otoritas Kamboja harus segera menghentikan pengusiran paksa ini yang akan menimbulkan risiko kemelaratan bagi ribuan keluarga,” imbuh Ming Yu Hah.

Keluarga yang dipindahkan diberi sebidang tanah berukuran 20 kali 30 meter, uang tunai $350, 30 lembar bahan atap seng dan akses ke kartu kesejahteraan – tetapi mereka harus membangun rumah sendiri.

Kompleks candi Angkor Wat, yang sebagian ditelan pepohonan hutan, merupakan daya tarik wisata utama Kamboja.

Perdana Menteri Hun Sen – yang memimpin pemerintahan kerajaan itu dengan tangan besi selama hampir empat dekade – memperingatkan bahwa Angkor Wat akan ditarik dari daftar warisan dunia UNESCO jika penduduk desa tidak direlokasi.

Pedoman UNESCO mengatakan relokasi harus dilakukan dengan persetujuan penduduk yang bersangkutan, dan masyarakat setempat harus menjadi penerima manfaat utama pariwisata dari situs warisan terkait.

Long Kosal, jubir Apsara National Authority, yang mengelola taman-taman arkeologi di Kamboja, menolak mengomentari pernyataan Amnesty.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Angkor WatKamboja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agar Ramadhan Membekas di Bulan-bulan Berikutnya
Tulisan selanjutnya Bawa Bong Bentuk AK-47 Pula, Pastilah Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?