Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ikut Ajakan Pendeta Sesat Puluhan Orang Mati Kelaparan Demi Bertemu Yesus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2023 17:47 5:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2023 17:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi Kenya, hari Senin (24/4/2023), melanjutkan pencarian di dalam hutan di mana dari sejumlah kuburan dangkal ditemukan 51 mayat diduga anggota sebuah aliran sesat yang pendetanya mengajak jemaatnya mati kelaparan demi bertemu Yesus.

Polisi mengatakan pencarian di daerah Malindi dilanjutkan guna menemukan tidak hanya mayat tetapi juga kemungkinan penyintas dari praktik sesat tersebut, lapor AFP.

Investigasi menyeluruh dilakukan terhadap Good News International Church dan pemimpinnya sejak polisi merambah hutan Shakahola dan menemukan mayat pertama pekan lalu.

Sampai akhir pekan kemarin, puluhan jasad lain digali dari dalam tanah di area hutan seluas 325 hektar yang kemudian dinyatakan sebagai tempat kejadian perkara (TKP). Polisi ingin menelusuri lebih lanjut guna mengetahui berapa besar sesungguhnya kejahatan yang diberi nama “Pembantaian Hutan Shakahola” itu.

Dikhawatirkan ada sejumlah anggota sekte yang bersembunyi dari aparat dan berisiko mati apabila tidak segera ditemukan.

Baca Juga

Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

Sejumlah orang telah diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit di Malindi, yang terletak di pesisir Samudera Hindia.

Sebuah kelompok peduli HAM yang melaporkan ke kepolisian perihal kelompok itu dan praktik ekstrem mereka mengatakan setidaknya satu anggota sekte yang ditemukan dalam keadaan hidup masih terus menolak untuk makan meskipun jelas-jelas mengalami tekanan fisik.

Palang Merah Kenya mengatakan 112 dilaporkan hilang ke stafnya di Malindi.

Pemimpin sekte itu, Makenzie Nthenge, sudah menyerahkan diri ke kepolisian dan dijerat dakwaan bulan lalu, menurut media lokal, setelah dua orang anak kelaparan hingga mati saat berada dalam pengasuhan orangtuanya. Namun, dia kemudian dilepaskan dari tahanan dengan uang jaminan $700 (100.000 shiling Kenya). 

Kasus itu menyita perhatian publik dan pemerintah menyatakan perlunya pengendalian yang lebih ketat terhadap beragam aliran keagamaan di negara itu, di mana pendeta-pendeta nakal dan kelompok-kelompok menyimpang kerap terlibat kejahatan.

Namun, upaya untuk mengatur agama di negara mayoritas Kristen itu di masa lalu menghadapi penentangan keras dan dituduh sebagai upaya merusak konstitusional yang memberikan jaminan terhadap pemisahan antara gereja dan negara.

Menteri Dalam Negeri Kithure Kindiki, yang telah mengumumkan akan mengunjungi TKP pada hari Selasa, menggambarkan kasus tersebut sebagai penyelewengan paling nyata terhadap konstitusi yang menjamin hak asasi manusia untuk bebas beribadah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineKenyapendetaYesus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Foto] Mencoba Jalan Tol “Balsam”, Pertama di Pulau Kalimantan
Tulisan selanjutnya KOKAM Jawa Tengah Persoalkan Peneliti BRIN ‘Halalkan Darah’ Warga Muhammadiyah, Polisi Bertindak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

Berita
8 Juni 2026 20:00
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

13 Juni 2026 09:49
Berita

Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

12 Juni 2026 21:48
Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

12 Juni 2026 21:40
Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

12 Juni 2026 21:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?