Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

TikTok-an di Montana Amerika Serikat Perbuatan Melanggar Hukum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Mei 2023 10:28 10:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Mei 2023 10:27
Bagikan
tiktok afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com– Montana hari Rabu (17/5/2023) menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang memiliki hukum yang melarang dan mempidanakan TikTok, dengan seperangkat undang-undang yang akan mulai diberlakukan tahun depan.

Larangan itu menjadi UU setelah ditandatangani oleh Gubernur Greg Gianforte.

“TikTok tidak boleh beroperasi dalam yurisdiksi teritorial Montana,” kata undang-undang baru itu yang dimuat di situs web negara bagian seperti dikutip AFP.

Larangan itu mempidanakan seseorang ketika dia mengakses TikTok, menawarkan kemampuan untuk mengakses TikTok, atau menawarkan kemampuan untuk mengunduh TikTok.

Setiap pelanggaran dapat diganjar dengan hukuman $10.000 per hari pelanggaran terjadi.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berdasarkan UU itu, Apple dan Google diharuskan untuk menyingkirkan TikTok dari app stores mereka dan mereka juga dapat dikenai sanksi denda harian 

UU itu akan berlaku efektif pada 2024, tetapi tidak berlaku apabila TikTok dibeli oleh perusahaan yang berbasis di negara yang tidak dianggap oleh Washington sebagai musuh Amerika Serikat.

Gianforte mengatakan lewat Twitter bahwa dia menandatangani larangan itu guna melindungi data personal dan pribadi rakyat Montana dari tangan Partai Komunis China.

UU itu hampir dipastikan akan di gunakan digugat ke pengadilan.

Para pemimpin politik di negara bagian Montana telah “melanggar kebebasan berbicara ratusan ribu warga Montana yang menggunakan app tersebut untuk mengekspresikan, memperoleh informasi, dan menjalankan bisnis kecil mereka dengan alasan sentimen anti-China,” kata Keegan Medrano, direktur kebijakan ACLU Montana.

“Gubernur Gianforte telah menandatangani UU yang melanggar hak Amandemen Pertama rakyat Montana dengan secara tidak sah melarang TikTok,” kata seorang jubir untuk perusahaan tersebut kepada AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaHeadlineMontanaTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua MPU: Qanun Lembaga Keuangan Syariah Aceh Perlu Dievaluasi, Bukan Direvisi
Tulisan selanjutnya Sakti Eks Sheila On 7 Siap Sinergi Program Qurban Bersama BMH

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?