Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

FBI Ungkap Ancaman Pembunuhan Ratu Elizabeth II Oleh IRA

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Mei 2023 15:59 3:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Mei 2023 15:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratu Elizabeth II menghadapi ancaman pembunuhan dari kelompok separatis Irlandia IRA saat kunjungan tahun 1983 ke Amerika Serikat, demikian menurut dokumen FBI yang baru dirilis ke publik.

Federal Bureau of Investigation merilis sejumlah file berkaitan dengan kunjungan Elizabeth ke negeri Paman Sam, menyusul kematiannya tahun lalu.

Dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bagaimana FBI, yang membantu memastikan keselamatan ratu Inggris tersebut selama berada di AS, khawatir dengan ancaman dari IRA, lapor BBC Jumat (26/5/2023).

Ancaman pembunuhan tersebut disampaikan ke seorang petugas kepolisian di San Francisco.

Menurut file itu, seorang anggota kepolisian yang kerap mengunjungi sebuah pub Irlandia di San Francisco memperingatkan agen-agen federal perihal panggilan telepon yang diterimanya dari seorang pria yang ditemuinya di tempat itu.

Baca Juga

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Polisi itu mengatakan bahwa pria itu ingin menuntut balas atas kematian putrinya yang “tewas di Irlandia Utara akibat tembakan peluru karet”.

Ancaman itu muncul pada 4 Februari 1983, sekitar satu bulan menjelang kunjungan Elizabeth II dan suaminya Pangeran Philip ke California.

“Pria itu akan berusaha melukai Ratu Elizabeth dan akan melakukannya dengan cara menjatuhkan sebuah benda dari jembatan Golden Gate ke atas kapal Royal Yacht Britannia yang akan berlayar melintas di bawah jembatan, atau akan berusaha membunuh Ratu Elizabeth ketika dia mengunjungi Yosemite National Park,” bunyi dokumen tersebut.

Menanggapi ancaman itu, Secret Service membuat rencana untuk menutup jalur pejalan kaki di Golden Gate Bridge ketika kapal pesiar itu mendekat”. Tidak jelas tindakan apa yang direncanakan akan dilakukan di Yosemite, yang pasti kunjungan Elizabeth ke sana berjalan lancar.

Tidak ada informasi perihal penangkapan-penangkapan terkait penjagaan keamanan Elizabeth II yang dipublikasikan oleh FBI.

Kumpulan dokumen sebanyak 120 halaman itu diunggah ke Vault, situs web informasi yang dikelola FBI, hari Senin (22/5/2023) menyusul permintaan yang diajukan oleh sejumlah media AS berdasarkan undang-undang kebebasan untuk memperoleh informasi, Freedom of Information Act.

Banyak kunjungan ke Amerika Serikat yang dilakukan Elizabeth II selama bertahta, termasuk lawatan tahun 1983 ke West Coast yang dilakukan di tengah memanasnya situasi di Irlandia Utara.

Pada tahun 1976, Elizabeth II berada di New York City untuk merayakan America’s Bicentennial, ulang tahun berdirinya negara Amerika Serikat yang ke-200.

Dokumen-dokumen tersebut juga mengungkapkan perihal panggilan oleh aparat hukum terhadap seorang pilot yang menerbangkan pesawat kecil di atas Battery Park dengan membawa tulisan berbunyi “England, Get out of Ireland.”

Ancaman-ancaman dari IRA terhadap Ratu Elizabeth II ditanggapi serius oleh FBI. Sepupunya, Lord Mountbatten, tewas dalam serangan bom IRA pada 1979 di daerah pesisir County Sligo, Republik Irlandia.

Menjelang kunjungan pribadi Elizabeth ke Kentucky pada 1989, FBI mengeluarkan memo internal yang berbunyi “kemungkinan ada ancaman terhadap Ratu Inggris dari Irish Republican Army (IRA)”.

“Boston dan New York diminta terus waspada terhadap kemungkinan ancaman apapun terhadap Ratu Queen Elizabeth II dari anggota-anggota IRA” dan demikian pula (diminta waspada) kota Louisville di Kentucky, bunyi memo tersebut.

Mendiang Elizabeth II, yang memiliki sejumlah kuda pacuan, diketahui beberapa kali mengunjungi Kentucky semasa hidupnya untuk menikmati lomba-lomba pacuan kuda ternama yang digelar di negara bagian AS itu, termasuk Kentucky Derby.

Dalam kunjungan resmi tahun 1991, Elizabeth II dijadwalkan menonton salah satu laga baseball Baltimore Orioles bersama Presiden George H Bush.

Kala itu, FBI memperingatkan Secret Service – yang bertugas menjaga keamanan presiden AS dan keluarganya – bahwa “kelompok-kelompok Irlandia” berencana menggelar aksi protes di stadion dan “sebuah kelompok Irlandia” sudah memesan satu blok besar kursi untuk menonton pertandingan tersebut.

FBI mengatakan kepada NBC News kemungkinan masih ada dokumen-dokumen lain yang akan dirilis ke publik pekan ini, tetapi tidak menyebutkan kapan tanggal pastinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatElizabeth IIFBIIrlandia Utarapembunuhanseparatis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fatwa MPU Aceh: Haram Hukumnya Menunda Pembagian Harta Warisan
Tulisan selanjutnya Korea Utara Menduduki Puncak Indeks Perbudakan Global 2023

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

2 September 2026 20:16
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?