Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mali Meminta Pasukan PBB Pergi dari Negaranya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juni 2023 17:26 5:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juni 2023 17:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kementerian Luar Negeri Mali meminta agar Dewan Keamanan PBB menarik pasukan misi perdamaian yang ditugaskan di Mali, karena gagal mengatasi gangguan keamanan di negara itu dan sekitarnya yang merupakan alasan pasukan itu ada.

“Pemerintah Mali menyeru penarikan tanpa penundaan pasukan MINUSMA,” kata Menteri Luar Negeri Abdoulaye Diop dalam rapat DK-PBB hari Jumat (16/6/2023).

Berbicara di Dewan Keamanan, Diop mengatakan pemerintahnya bersedia bekerja sama dengan PBB. Namun, dia menolak semua opsi yang diajukan Sekjen PBB untuk mengubah mandat misi tersebut.

MINUSMA (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Mali) didirikan oleh PBB pada 2013 untuk menstabilkan negara Mali di tengah maraknya serangan dari kelompok bersenjata Muslim.

Pada bulan Januari, Sekjen PBB Antonio Guterres mengajukan tiga amandemen terhadap misi tersebut. Proposal termasuk penambahan personel dan penarikan pasukan. Namun, Sekjen PBB itu akhirnya memilih jalan tengah.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“MINUSMA tampaknya telah menjadi bagian dari masalah dengan memicu ketegangan komunitas yang diperburuk oleh tuduhan yang sangat serius yang sangat merusak perdamaian, rekonsiliasi dan kohesi nasional di Mali,” kata Diop.

Dia menambahkan bahwa tindakan-tindakan misi tersebut telah menciptakan “perasaan tidak percaya” terhadapnya di kalangan penduduk Mali.

Kepala MINUSMA El Ghassim Wane menanggapi pidato Diop mengatakan bahwa “hampir mustahil” untuk mempertahankan kehadiran misi itu tanpa ada persetujuan dari negara tuan rumah, lapor kantor berita AFP.

Hubungan antara misi PBB itu dan rezim penguasa menjadi tegang baru-baru ini, terutama setelah militer mengambil alih kekuasaan lewat kudeta tahun 2020, diikuti oleh kudeta lain sembilan bulan kemudian.

Pada Agustus 2022, otoritas Mali mengusir jubir MINUSMA Olivier Salgado, dan memerintahkan penangguhan sementara rotasi pasukan misi itu.

Awal tahun ini di bulan Februari, junta militer Mali menyatakan dan mengumumkan seorang pejabat senior misi penjaga perdamaian sebagai persona non grata, memberinya waktu 48 jam untuk meninggalkan negara itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewan KeamananmaliMINUSMAPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Isbal Batalkan Wudhu dan Shalat?
Tulisan selanjutnya Aktor Bill Cosby Kembali Digempur Tuduhan Seksual Kali Ini Oleh 9 Wanita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?