Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Joe Biden Bilang Presiden Xi Jinping Diktator, Malu Balon Mata-Mata China Meletus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juni 2023 15:09 3:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2023 15:09
Bagikan
Masjid Agama China
Presiden China, Xi Jinping
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyebut Presiden China Xi Jinping seorang diktator dab mengatakan Xi sangat malu ketika sebuah balon mata-mata Chuna yang terbang di atas wilayah AS awal tahun ini meletus.

Hal itu diungkapkan Biden hanya satu hari setelah Menteri Luar Negeri Antony Blinken bertemu dengan Xi dalam lawatannya ke China gun meredakan ketegangan fi antara kedua negara.

“Alasan kenapa Xi Jinping sangat kesal ketika saya menembak jatuh balon yang dilengkapi dua kotak perlengkapan mata-mata itu adalah karena dia tidak tahu jika balon itu ada di sana,” kata Biden dalam acara penggalangan dana kampanye di California, hari Selasa (20/6/2023), seperti dikutip Reuters.

“Itu sangat memalukan bagi para diktator. Ketika mereka tidak tahu apa yang terjadi. (Balon) itu tidak seharusnya terbang di tempat itu. (Balon) itu meletus tentu saja,” imbuh Biden.

Sebagaimana diketahui sebuah balon diduga dilengkapi peralatan mata-mata China terbang di wilayah udara Amerika Serikat pada bulan Februari. Setelah dipantau dan dibuntuti pesawat tempur AS beberapa waktu, balon tersebut kemudian ditembak jatuh di atas laut dan bangkainya disita aparat keamanan AS.

Baca Juga

Uni Eropa Bendera
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Blinken and Xi dalam pertemuan hari Senin kemarin sepakat untuk meredakan ketegangan antara Washington dan Beijing agar tidak meluas menjadi konflik. Namun, sayangnya pertemuan langka itu tidak menghasilkan kesepakatan berarti. Mereka setuju untuk melanjutkan hubungan diplomatik dengan memperbanyak kunjungan pejabat AS dalam beberapa pekan dan bulan mendatang.

Pada hari Senin, Biden mengatakan bahwa menurutnya hubungan antara kedua negara berada di jalur yang benar, dan dia mengindikasikan adanya kemajuan yang telah dicapai selama lawatan Blinken ke China.

Biden kemudian mengatakan pada hari Selasa bahwa utusan pemerintah AS untuk urusan iklim, John Kerry, mungkin akan segera pergi ke China.

Menurut Biden, Presiden Xi khawatir dengan apa yang disebut Quad strategic security group, yang terdiri dari Jepang, Australia, India dan Amerika Serikat. Presiden AS itu mengatakan dia sebelumnya memberi tahu Xi bahwa AS tidak berusaha mengepung China dengan Quad.

“Dia menelepon saya dan mengatakan kepada saya untuk tidak melakukan itu karena itu membuatnya terikat,” kata Biden.

Pekan ini, Biden dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi dan isu China diperkirakan akan menjadi topik pembicaraan kedua pemimpin itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaJoe Bidenmata-mataXi Jinping
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya taliban zionis israel Terapkan Syariah, Taliban Hukum Mati Pelaku Pembunuhan
Tulisan selanjutnya Tiga Perempuan Lesbian Ini Pelaku Pembunuhan Kakek Asal Palangka Raya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?