Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gelar Workshop Entreprenuer Seharian

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 Juni 2023 21:27 9:27 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Juni 2023 21:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Departemen Ekonomi DPW Hidayatullah DKI Jakarta menyelenggarakan Workshop Entrepreneur bertajuk ‘Sukses Bisnis Sukses Berdakwah “Bukan Ilusi”. Acara berlangsung di Aula Marhamah di daerah bilangan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.

Daftar isi
  • Sosialisasi ASyKi
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Wahyu Rahman mewakili DPP Hidayatullah membuka workshop tersebut, sekaligus memantik materi Arah Kebijakan Ekonomi Hidayatullah. Dalam sambutan itu, Ustadz dari Sulawesi ini menyinggung soal jiwa, mindset, sikap dan mental adalah bekal utama seorang pengusaha.

“Harus punya bekal itu, tangguh dia. Panjang waktu yang dibutuhkan untuk mencetak seorang entreprenuer,”ungkap Ketua Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah ini di hadapan 30 peserta worskhop, Rabu (21/06/2023). “Apa yang dilakukan teman-teman di DPW DKI Jakarta ini sudah langkah maju, maka saya mengapresiasi,”sambung ayah dari 5 anak ini.

Wahyu mengatakan kader yang sukses dalam berwirausaha dapat memberi kontribusi terhadap kegiatan dakwah. “Pintu masuk rekrutmen, wasilah dakwah, aktualisasi kader,”ujarnya. Dengan demikian, perlu bekal memahami metode pengelolaan bisnis, perlu pembinaan sekaligus pendampingan yang berkesinambungan.

Wahyu yang pernah bertugas 7 tahun di Aceh kemudian menukil ayat 32 dalam surah Al-A’raf yang secara eksplisit menyatakan, pada dasarnya semua kenikmatan dunia, perbendaharaan, perhiasan itu diperuntukkan bagi orang-orang beriman. “Kalau kata Ibnu Katsir, sesungguhnya orang-orang kafir itu ngikut atas rezeki yang diberikan kepada orang beriman,”tegas beliau.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Karena itulah, penting bagi umat Islam mengembalikan semangat dan mentalitas itu, punya jiwa bisnis. Nabi dan Rasul kata Wahyu jauh sebelum dinobatkan sebagai utusan Allah lebih dulu berdagang.

“Profesi 10 sahabat nabi yang dijamin surga, semua berdagang kecuali Ali bin Abi Thalib, karena ada tugas lain yang diberikan nabi untuknya, ”jelasnya.

Sementara, dalam pemaparan itu Wahyu menargetkan, di masa depan paling tidak 10 persen dari seluruh jamaah Hidayatullah merupakan pengusaha. “Bidang perekonomian masih sepi diminati oleh kader. Apalagi belum ada data kader yang menjalankan wirausaha. Masih dominan kader kerja di lembaga amal usaha organisasi,”paparnya.

Ustadz murah senyum itu melanjutkan, ada tiga masalah utama umat Islam yang menurutnya sudah telanjur menjamur. Pendapat ini beliau utarakan dari pernyataan Prof Didin Hafidhuddin guru besar Ibnu Khaldun Bogor. Pertama, yakni mindset, kedua malas, terkahir keberpihakan pemerintah. “Tapi yang ketiga itu tak berlaku kalau mindsetnya benar dan tidak malas,”ujarnya.

Sehingga, perlu sekali memiliki karakter entrepreneurship. Diantaranya, Wahyu menyebutkan mampu mengoptimalkan potensi diri, punya jiwa mandiri, aktif dan ulet, produktif, mampu berkompetisi, kreatif dan inovatif, serta mengerti kalkulasi. “Bismillah, kita dapat mewujudkan kemandirian kader organisasi manuju tegaknya Peradaban Islam,”tutup Wahyu di akhir materi.

Sementara itu, Sekretaris Wilayah Hidayatullah DKI Jakarta, Suhardi Sukiman dalam sambutan menyampaikan entrepreneur harus terbangun di semua lini. Sehingga menurutnya hal ini akan menguatkan barisan organisasi Hidayatullah.

“Perputaran ekonomi di Jakarta cepat sekali. Jika kolaborasi di semua unsur Hidayatullah terjalin dan bisa sinergi, Insyaallah terwujud apa yang di cita-citakan,”ucap calon Senator dari dapil Sulawesi Tengah ini.

Sosialisasi ASyKi

Guna menyemarakkan kegiatan Workshop, Departemen Ekonomi DPW DKI Jakarta yang dipimpin Ryan Abu Haq mengundang ASyKi yang merupakan Asuransi Jiwa Syariah. Dalam sesi itu, ustadz asli Jogyakarta ini sekaligus mendampingi diskusi tersebut.

Mentor Marketing ASyKi, Ahmad mengatakan asurasi tempat ia bekerja tidak sama dengan yang lain. Ia menjamin proteksi di lembaganya terjaga aman. “Konsep asuransi kita itu taawun (tolong menolong). Bentuknya tabungan, fokusnya disana, ”ujar Ahmad saat mengenalkan ASyKi.

Diantara program yang dikenalkan adalah, prodak ikhtiar umroh dan muawanah pendidikan. Kedua skema itu Ahmad jelaskan dalam sebuah ilustrasi melalui yang tertera di monitor.

Untuk ikhtiar umroh masa pembayaran kontribusinya selama 10 tahun. Setiap peserta wajib setoran 250 ribu setiap bulan. “Karena kita menyasar ke kalangan menengah bawah yang punya niat menjalankan ibadah umroh,”ungkap Ahmad.

Menariknya, walapun peserta meninggal hak itu akan diteruskan ke ahli waris yang bersangkutan. Termasuk bisa memonitor saldo tabungan realtime, atau ingin menarik dana tabungannya.

Sementara, untuk Muawanah Pendidikan yakni peserta dapat merancang dana pendidikan buah hati mulai TK sampai Sarjana. Masa perjanjian 23 tahun, namun pembayaran kontribusi hanya sampai 17 tahun. Dengan pembayaran 200 ribu setiap bulan. Usia peserta dari 17 tahun sampai 55 tahun.

“Anak akan dapat dana tahapan, dari masuk TK, SD, SMP, SMA, sampai kuliah. Apabila peserta meninggal, ahli waris mendapat kembali haknya 100 persen. Kalau meninggalnya karena kecelakaan kita berikan 200 persen,”jelas Ahmad.

Dalam sesi ini pula, rekan Ahmad, Mochtar Ginting membagikan tips dan trik marketing, agar prodak bisnis kita diminati oleh orang. “peluang terdekat justru di sekitar kita, jangan takut nawarin ke teman, saudara, rekan kerja, dll. Sales, agent itu tidak pakai biaya, tidak menggangu kerja kita,”ungkapnya.

Workshop Entreprenuer ini juga di dampingi oleh Ruhyadi selaku Ketua Departemen Ekonomi Keumatan DPP Hidayatullah, juga beberapa Pengurus DPW DKI Jakarta. Sementara, seluruh peserta merupakan komponen perwakilan DPD se Jakarta, Asosiasi Pengusaha Hidayatullah atau Aphida, dan Pemuda Hidayatullah.*Azim Arrasyid

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CipinangDKI JakartaDPW HidayatullahentrepreneurHidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buktikan Toleransi, PP Muhammadiyah Imbau Warganya Potong Hewan Kurban Hari Kamis 29 Juni
Tulisan selanjutnya Klaim Sungai Gangga Khusus Penganut Agamanya, Pemuda Hindu Usir Keluarga Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?