Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dua Personel US Navy Didakwa Spionase untuk Kepentingan China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2023 08:13 8:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Agustus 2023 08:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua personel US Navy di California ditangkap dengan tuduhan memberikan informasi militer sensitif kepada China, kata pihak berwenang.

Jinchao Wei, 22, seorang warga Amerika Serikat naturalisasi, dituduh berkonspirasi mengirimkan informasi pertahanan nasional AS ke seorang agen intelijen China.

Pelaut kedua Wenheng Zhao, 26, ditangkap dengan tuduhan menerima uang untuk foto dan video sensitif yang diberikannya ke pihak China.

Pihak kejaksaan mengumumkan perihal dakwaan tersebut dalam konferensi pers hari Kamis (3/8/2023) di San Diego.

Mereka mengatakan Wei, yang bertugas sebagai rekan masinis di kapal serbu amfibi USS Essex, memegang izin keamanan dan memiliki akses ke informasi sensitif tentang kapal tersebut.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dia diduga didekati oleh seorang agen China pada Februari 2022, ketika sedang menjalani proses untuk menjadi warga negara Amerika Serikat.

Agen tersebut membayar Wei, yang juga dikenal dengan nama Patrick Wei, ribuan dolar untuk foto-foto, video, manual teknis dan cetak biru kapal USS Essex, menurut berkas dakwaan seperti dilansir BBC.

Para pejabat Departemen Kehakiman juga mengatakan Wei memberikan agen tersebut informasi terperinci marinir AS yang sedang mengikuti pelatihan kemaritiman.

Zhao, yang juga menggunakan nama Thomas Zhao, bertugas  di Naval Base Ventura County dekat Los Angeles. Pada 2021 dia diduga didekati oleh seorang agen China yang menyamar sebagai seorang peneliti yang mencari informasi perihal keputusan investasi.

Agen itu membayar Zhao hampir $15.000 untuk foto-foto dan video berikut diagram dan cetak biru sistem radar yang ditempatkan di pangkalan militer AS di Okinawa, Jepang, kata pihak berwenang.

Perkara mereka diproses secara terpisah. Tidak jelas apakah kedua anggota Angkatan Laut AS itu dihubungi oleh agen intelijen China yang sama.

Apabila divonis bersalah, Wei terancam hukuman penjara 20 tahun hingga seumur hidup, sementara Zhao terancam hukuman paling lama 20 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaintelijenspionaseUS Navy
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Khutbah Jumat) Awas, Bahaya Adu Domba!
Tulisan selanjutnya YLBHI Sebut Demokrasi Indonesia Mengalami Kemunduran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?