Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kader PDI-P Sebut Masjid Pertamina 5 Waktu Mengkritik Pemerintah, Warganet: Apa Dia Pernah Shalat di Sana?

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 September 2023 15:16 3:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 September 2023 14:53
Bagikan
Anggota DPR RI dari PDI-P Syafaruddin
Bagikan

Hidayatullah.com—Kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) Perjuangan di parlemen, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Safaruddin, dikecam ratusan warganet setelah pernyataanya di Gedung DPR RI menyatakan salah satu masjid pemerintah di Kalimantan Timur (Kaltim) selama 5 waktu mengkritik Pemerintah.

“Kalau kami di Kalimantan Timur Pak, di Kalimantan Timur ada masjid di Balikpapan itu Pak, itu mesjidnya Pertamina, tapi tiap hari mengkritik Pemerintah di situ Pak, di dekat Lapangan Merdeka itu, Pak. Ada masjid Pertamina di sana tiap hari, tiap 5 waktu mengkritik Pemerintah. Padahal itu punyanya Pertamina, “ demikian ujar Syafaruddin yang juga Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI-P ini dalam akun Intagram @Narasinewsroom.

Pernyataan Kapolda Kaltim (2015—2018) ini disampaikan saat Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI & Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI, Senin (4/9/2023).  Namun pernyataan purnawirawan perwira tinggi Polri dibantah warganet yang menjadi jamaah masjid yang dimaksud.

“Saya orang Bpp sering sholat di sana. Malah di sana sering mensupport pemerintah. Saya ga pernah liat bapak Saparuddin ini sholat di sana,” tulis @ekofuldaermawan2.

Warganet lain yang juga menjadi jamaah di masjid yang dimaksud juga membantah. Bahkan ia mengatakan, jamaahnya beragam, termasuk penceramah yang diundang, dan tidak pernah satupun mengkritik pemerintah.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

 “Kebetulan saya sering ke masjid yang dimaksud, namanya Masjid Istiqomah. Masjid ini memang milik Pertamina, namun jamaah yang shalat cukup beragam karena dibuka umum. Seumur-umur saya shalat di masjid tersebut, tidak pernah saya mendengar isu politik digaungkan di masjid tersebut,” tulis @enhakanvas.

Ia mencontohkan bahkan masjid tersebut secara intensif  mengundang Khalid Basalamah untuk membahas Sirah Nabawiyah. “Playlist Youtube-nya dapat di lihat di Channel Ustadz KHB dengan judul sirah nabawiyah. Silakan dinilai apakah kajian tersebut radikal atau tidak,” ujarnya lagi.

Sementara itu, mantan Remaja Masjid (Remas) Istiqomah membantah tempat ibadah itu suka mengkritik Pemerintah. “Saya sbg remaja masjid disana dari tahun 2010 sampai 2019 tidak ada satupun jamaah menghujat pemerintah, bahkan isi ceramah nya persatuan umat muslim sbg warga negara Indonesia. Astaghfirullah,” ujar @hanyakaromi.

“Kami puasa dan lebaran pun ikut Pemerintah, kami remaja masjid nya menjadi panitia sholat id bertahun tahun di Lapangan Merdeka mengikuti hari raya Pemerintah dan Walikota pun kami selalu undang dipembukaan terawih dan sambutan sholat Idul Fitri dan Adha. Dan semua pengurus dan jamaah tidak pernah ada yang menghujat,” tambah dia.

“Sebagai orang Balikpapan dan orang yang periode jaman bapak SBY (saya lupa persisnya kapan) aktif di masjid tersebut di remaja masjidnya cukup sedih dan merasa tersakiti, ketika masjid yang kami rawar dan ramaikan dulu dibilang mengkritik pemerintah terus,” tulis @andrimahakam.

“Apalagi kemudian ngomongnya dengan BNPT dan malah keluar wacana mengontrol masjid. Kami ini bukan teroris dan sangat cinta Indonesia,” tambahnya lagi.

“Sungguh tidak masuk di akal saya. Monggo bapak Safaruddin mantan APH dan mantan calon gubernur Kaltim, coba bapak i’tikaf dulu seminggu di situ, ngobrol sama DKM, dengerin ustadz di sana, biar bapak ga asal nyeblak ketika rapat dengan atas nama rakyat. Kami di sana bertahun tahun tetap mengurus masjid cinta negara, Anda seenaknya ngomong tanpa data. Dan lagian, kalo dikritik itu berbenah pak, bukannya ngadu ke BNPT, seolah pengkritik pemerintah itu teroris. Sekalian aja bapak bilang Demokorat dan PKS teroris.”

Warganet lain dengan menggunakan akun @rumahkaosta mempertanyakan, apakah Syafaruddin pernah shalat di masjid yang dia tuduhkan? “Maaf pak, bapak yang kritik itu tidak pernah shalat di sana yah? Coba bapak yg terhormat tersuci dan teristimewa, sekali kali shalat lah di sana, dengarkan kajian-nya, semoga Allah azza wa jalla meringankan kaki bapak ke masjid tersebut……dan 1 lagi itu masjid milik Allah, bukan milik Pertamina,” tulis @rumahkaosta.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinemasjid istiqomahMasjid PertaminaPartai Demokrasi IndonesiaPDI-PSyafaruddin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abaya Prancis Serikat Guru Prancis: Larangan Abaya Pengalihan Isu Lain yang Lebih Penting
Tulisan selanjutnya Sekda DKI Jakarta Himbau Warga Jalan Kaki Atasi Polusi Udara, Warganet: Coba Contohin Dulu!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?