Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Mantan Anggota Islam Jamaah Cabut Baiat dan Nyatakan Keluar dari LDII

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 September 2023 13:20 1:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 September 2023 06:25
Bagikan
Ribuan anggoa Islam Jamaah lakukan Gerakan Cabut Baiat (GCB) dari Amir ke-3 Imam Besar LDII Abdul Azis bin Nurhasan alias Sulthon Aulia dan wakil-wakilnya serta penggantinya ini berlangsung di Aula Masjid Hasanurrohman Sukajadi Kota Bandung, Sabtu (9/9/2023).
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari seribu mantan jamaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang tergabung  Forum Persaudaran Hijrah Wasatiyah (FPHW) mencabut baiat (janji setia) dan menyatakan keluar dari lembaga tersebut.

Gerakan Cabut Baiat (GCB) dari Amir ke-3 Imam Besar LDII Abdul Azis bin Nurhasan alias Sulthon Aulia dan wakil-wakilnya serta penggantinya ini berlangsung di Aula Masjid Hasanurrohman Sukajadi Kota Bandung, Sabtu (9/9/2023).

Pembacaan deklarasi GCB sendiri dilakukan oleh Agung Anugerah Jati, yang merupakan mantan LDII dari Karawang yang selanjutnya diikuti oleh para mantan pengikut LDII yang hadir. 

“Dengan ini kami, selaku mantan pengikut Islam Jamaah Nur Hasan Al Ubaidah, yang sebelumnya bernaung di Yayasan Pendidikan Islam Djamaah, atau Karyawan Dakwah Islam (KADIM), atau Yakari, atau Lembaga Karyawan Dakwah Islam (Lemkari), dan saat ini bernama Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII, dengan kesadaran penuh, tanpa paksaan, dan dengan itikad baik untuk kembali ke dalam rumah islam rahmatan lil alamiin, “ demikian salah satu bunyi pernyataan dibacakan Agung dengan isak tangis, diiringi tangis jamaah lain di dalam ruangan penuh penyesalan.

Selain diikuti oleh mantan pengikut LDII ini yang hadir secara offline, pernyataan cabut baiat juga diikuti perserta online melalui Zoom secara langsung dari bebrbagai daerah di Indonesia serta peserta dari luar negeri (Singapura,Inggris dan beberapa negara di Eropa).

Baca Juga

UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Ketua Forum Persaudaraan Hijrah Wasatiyah (FPHW) Jawa Barat Ahmad Erawan menyampaikan bahwa peserta yang hadir secara offline sekitar dua ratusan ditambah dengan yang hadir secara online dan yang komitmen cabut ada sekitar seribuan orang.

“Kalau data mantan anggota LDII Jawa Barat yang tergabung dalam FPHW sendiri sekitar lima ribuan dan insya Allah akan terus bertambah,”ungkapnya.

Sementara untuk proses pembinaan dan pendampingan mantan LDII di Jawa Barat, FPHW bekerja sama dengan Dewan Da’wah (DDII) Jabar yang diketuai KH. Muhammad Roinul Balad.

Ketua Komisi Pengajian, Penelitian dan Pengembangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Prof Firdaus Syan mengatakan bahwa pernyataan siap ini adalah hak umat Islam yang bergabung ke dalam LDII.

“Untuk menyatakan sikap mengenai pencabutan, saya pikir ini adalah hak dari saudara-saudara kita yang dialami selama bergabung dalam LDII,” kata Firdaus.

Ketua Dewan Da’wah (DDII) Jawa Barat KH.Roinul Balad mengungkapkan kegembiraan mengikuti acara ini. “Alhamdulillah, pada intinya kita saat ini sedang menampakkan menjadi umat yang terbaik di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. sebagaimana dalam Al-Quran Surat Ali Imran ayat 110 bahwa kita umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah,” terangnya.

KH. Roin, demikian ia akrab dipanggil, mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pertemuan atau pembinaan secara berkala bulanan, dimana sedikitnya ada sekitar 1000 orang mantan LDII khususnya di Jawa Barat yang mendapat pembinaan secara rutin yang bekerjasama dengan FPHW Jabar.

“Kita juga membuka crisis center terkait korban LDII ini dan menerima pertanyaan, bimbingan, pendampingan serta konsultasi yang di gagas oleh FPHW Jawa Barat,” ungkapnya.

KH.Roin kembali menegaskan bahwa Dewan Da’wah Jawa Barat serta berbagai komunitas dakwah yang ada akan bersama-sama ikut mendukung program pembinaan mantan jamaah LDII. Terlebih setelah adanya ikrar cabut baiat hari ini.

Sementara itu  mantan pengikut LDII, Komjen Pol (Purn) Nurfaizi Soewandi dalam sambutannya menegaskan kembali bahwa dirinya telah hijrah dari LDII beberapa tahun yang lalu dan kini dirinya aktif berdakwah khususnya kepada para mantan pengikut LDII.

“Kita yang hadir di sini sebagai ayam petarung bukan ayam sayur, maksudnya kita yang sudah dapat hidayah ini dengan telah cabut baiat harus menjadi bagian dari persatuan dan ikut juga mempersatukan, “ ungkap Nurfaizi yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina FPHW ini.

Ia menambahkan mengapa cabut bait tersebut harus didiklarasikan? Sebab agar tidak terjadi dualisme meskipun mengaku tidak.

“Karena selain akidah takfiri, ada yang bahaya lagi yang disebut dengan bithonah. Yakni boleh berbohong untuk menyelamatkan diri dan menutupi keburukan-keburukan. Setelah berbohong maka didekatilah para pejabat-pejabat pemerintah dengan membawa ‘upeti’, “ujarnya.

Setelah itu, sambungnya, duit upeti dari jamaahnya ditimbun di brankas dan sebagian disimpan di luar negeri dengan jumlah triliunan. Maka dana atau upeti tersebut tidak berkah.

“Jadi Anda semua ini ditipu, pasti ditipu. Mana ada ‘upeti’ persenan begitu,” ungkap mantan Kabareskrim tersebut disambut tawa hadirin.

Meski banyak uang, sambungnya, kalau mau bangun masjid duitnya utang. Padahal duit-duit itu juga duit jamaah.

“Belum kalau kita sakit, bukannya ditengok dan didoakan tapi justru ditagih jangan lupa bulan depan infak harus double,”akunya.

Nurfaizi lantas menceritakan pengalamannya ketika kakaknya usai dompetnya kecopetan. Kemudian tetap diharuskan infak dan dinyatakan bahwa kecopetan adalah qadar sementara bulan berikutnya infak harus double.

“Maka dari itu yang masih di dalam cepat-cepat keluar, mau sampai kapan ditipu,” ujarnya menambahkan agar Pemerintah bersikap tegas dan memberi sanksi kepada ormas yang dimaksud.

“Juga kepada pemerintah, yang begitu-begitu (ormas LDII, red) segera dibubarkan saja. Ormasnya dibubarkan, ketua-ketuanya ditangkepin dan jamaah ikut kita untuk dibina, ”ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Di bawah ini bunyi Gerakan Cabut Baiat yang dibacakan Ketua Forum Persaudaraan Hijrah Wasatiyah (FPHW) Jawa Barat Ahmad Erawan;

1. Dengan ini kami, selaku mantan pengikut Islam Jamaah Nur Hasan Al Ubaidah, yang sebelumnya bernaung di Yayasan Pendidikan Islam Djamaah, atau Karyawan Dakwah Islam (KADIM), atau Yakari, atau Lembaga Karyawan Dakwah Islam (Lemkari), dan saat ini bernama Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII, dengan kesadaran penuh, tanpa paksaan, dan dengan itikad baik untuk kembali ke dalam rumah islam rahmatan lil alamiin, menyatakan:

2. Mencabut Baiat kami kepada Imam Besar Islam Jamaah, Abdul Aziz Sulthon Aulia, dan menyatakan keluar serta baroah dari semua kegiatan Islam Jamaah yang sejatinya telah dinyatakan sesat dan terlarang oleh Kejaksaan Agung Tahun 1971 lalu.

3. Sebagai bentuk kasih sayang kepada saudara-saudara yang masih berada di Islam Jamaah tersebut, kami menghimbau untuk segera sadar dan berlepas diri dari ajaran Islam Jamaah (LDII).*/AA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdul Azis bin Nurhasangcbgerakan cabut baiatHeadlineIslam JamaahLDII
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPHW Siap Membina Anggota Islam Jamaah yang Keluar dari LDII  
Tulisan selanjutnya Hukum Shalat Jenazah secara Ghaib Menurut Imam Madzhab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

Berita
8 Juni 2026 18:30
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Terbaru

  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

13 Juni 2026 10:30
Berita

Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

13 Juni 2026 09:49
Berita

Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

12 Juni 2026 21:48
Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

12 Juni 2026 21:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?