Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

9 dari 10 Warga Singapura Setuju Usia Pensiun 63 Tahun ke Atas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 September 2023 14:22 2:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 September 2023 14:10
Bagikan
The Star Online
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah survei baru menunjukkan bahwa sembilan dari 10 orang Singapura mendukung usia pensiun 63 tahun ke atas. Delapan dari 10 orang juga mendukung usia kerja kembali di atas 68 tahun.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Partai Aksi Rakyat (PAP) dan Kongres Serikat Buruh Nasional (NTUC) menunjukkan bahwa lebih banyak warga lanjut usia yang berharap dapat bekerja melebihi usia pensiun yang ditetapkan.

Temuan ini akan membantu pemerintah membuat kebijakan yang dapat membantu lapangan kerja bagi lansia.  Penelitian ini mensurvei hampir 1.500 lansia berusia 50 tahun ke atas.

Ang Koon Hong, 76 tahun, yang bekerja sebagai operator gudang. Ia mengata dengan tetap bekerja menjadikan dia tetap aktif dan sehat mental.

“Kalau kamu sehat, dan mampu berkontribusi pada masyarakat, itu adalah hal yang patut kamu lakukan. Kalau kamu selalu di rumah dan melihat ke langit-langit dan lantai, pemikiranmu akan sempit. Namun, jika kamu bekerja, pemikiranmu akan menjadi lebih luas, dan kesehatan mentalmu akan meningkat,” katanya dikutip Channel NewsAsia.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sementara itu, diskriminasi usia dan pengaturan ketenagakerjaan yang tidak fleksibel diidentifikasi sebagai tantangan utama bagi pekerja berusia lanjut.

Namun, Radha Ekspors, yang mempekerjakan sekitar 45 staf senior, telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut. “Kami sudah menambah usia pensiun di perusahaan ini. Kami termasuk perusahaan yang melakukannya. Kami juga menerapkan Senior Citizen Day bagi staf kami, yaitu soal di mana mereka bisa mengambil cuti, menyelesaikan urusannya, atau menghadiri acara. penunjukan,” kata CEO Radha Ekspors, Deepak Anandani.

Perusahaan ini termasuk di antara 12 perusahaan yang telah menegaskan komitmennya dalam menerapkan praktik tempat kerja ramah usia.

Senior Chairman PAP Group Tan See Leng, yang juga menjabat Menteri Tenaga Kerja, menyatakan bahwa terdapat pemahaman yang baik mengenai manfaat usia pensiun yang lebih tinggi dan usia bekerja kembali.

Pemerintah secara bertahap akan meningkatkan usia pensiun menjadi 65 tahun, dan usia bekerja kembali menjadi 70 tahun pada tahun 2030. Besaran iuran CPF (CPF) juga akan ditingkatkan secara bertahap untuk memperkuat jumlah uang yang cukup untuk masa pensiun.*

Yuk bantu dakwah media melalui BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH)

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinesingapurasurveiusia kerjausia pensiun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 10 Orang Tewas dalam Serangan Boko Haram di Nigeria
Tulisan selanjutnya (Video) Pemimpin Chechnya Kadyrov Bangga Putranya Menghajar Pembakar Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?