Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jerman Tolak Klaim Peta ‘Timur Tengah Baru’ Penjajah ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2023 09:06 9:06 am
Ahmad
Dipublikasikan 1 Oktober 2023 09:50
Bagikan
Benjamin Netanyahu, pamer peta "Timur Tengah Baru" pada Sidang Ke-78 Majelis Umum PBB di New York, AS, Jumat (22/9/2023) (Foto: Aljazeera)
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Jerman menyatakan penolakan terhadap klaim Perdana Menteri (PM) ‘Israel’ Benjamin Netanyahu terkait peta baru Palestina yang disebut “Timur Tengah Baru”. Sebelumnya, Netanyahu memamerkan peta tanpa keberadaan Negara Palestina pada Sidang Umum PBB Ke-78 di New York, AS.

“Menampilkan peta yang tidak menunjukkan wilayah wilayah diduduki atau dicaplok. Dapat dikatakan adalah sesuatu yang tentu saja kami tolak,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Sebastian Fischer saat konferensi pers di Berlin, Jerman, dilansir dari laman Anadolu Agency.

Fischer mengatakan, hal dilakukan Netanyahu tidak membantu dalam upaya mencapai “solusi dua negara”. Sebab, kata dia, Jerman tetap berkomitmen pada “solusi dua negara” (Two State Solution), yaitu ‘Israel’-Palestina.

“Solusi Dua Negara” (Two State Solution) adalah gagasan yang tidak pernah disetujui bangsa Palestina, yang berarti membagi wilayah milik mereka yang kini dijajah ‘Israel’.

Bahkan, kata dia, Jerman mendesak semua pihak untuk meningkatkan upaya diplomatik guna mengakhiri permusuhan ‘Israel’-Palestina. Palestina telah merdeka, namun kedaulatannya telah direnggut ‘Israel’ dalam puluhan tahun.

Baca Juga

Gelombang Serangan ‘Israel’ Paksa Warga Gaza Mengungsi di Tengah Kegelapan Malam
Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional
Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
Kelompok Militan dan Ekstremis Malaysia Manfaatkan Roblox untuk Rekrutmen
Lindungi Konsumen, Pemerintah Musnahkan Ratusan Ton Bahan Pakan Ternak Terkontaminasi Porcine

“Jelas bahwa kami terus berpegang teguh pada tujuan solusi dua negara,” ujar Fischer. Netanyahu berpidato di hadapan Majelis Umum PBB, pada Jumat (22/9/2023) lalu.

Netanyahu menunjukkan sebuah peta bernama “Timur Tengah Baru”, tanpa menyebutkan sama sekali wilayah Palestina sebagai negara. PM Israel satu ini, dikenal dengan pemerintahan sayap kanannya, secara luas dipandang sebagai paling ekstrem dalam sejarah ‘Israel’.

Karena Netanyahu sejak lama ingin mengambil semua wilayah Palestina, termasuk Tepi Barat didudukinya. Kemudian, Yerusalem Timur dan Gaza.

Wilayah wilayah Palestina tersebut, telah diduduki secara ilegal oleh ‘Israel’ sejak 1967, dengan pengecualian Gaza. Sebab, penjajah telah menarik pasukannya pada 2005 dari Gaza, namun mereka tetap melakukan invansi mencengkram ekonomi Palestina di pesisir wilayah padat penduduk.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineisraelpalestinaPeta Timur Tengah Barusolusi dua negaratwo-state solutionZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cinta Allah,  Cinta Rasul dan Cinta Syariat
Tulisan selanjutnya Islam, Komunisme dan Pancasila

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan

Berita
23 Juli 2026 23:38
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional

Terbaru

  • Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi
  • Gelombang Serangan ‘Israel’ Paksa Warga Gaza Mengungsi di Tengah Kegelapan Malam
  • Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional
  • Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
  • Kelompok Militan dan Ekstremis Malaysia Manfaatkan Roblox untuk Rekrutmen
  • Lindungi Konsumen, Pemerintah Musnahkan Ratusan Ton Bahan Pakan Ternak Terkontaminasi Porcine
  • Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban
  • Kemendikdasmen Dorong Anak Kembali Aktif Bermain, Kurangi Ketergantungan pada Gawai
  • MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam
  • Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban

23 Juli 2026 20:00
Berita

Kemendikdasmen Dorong Anak Kembali Aktif Bermain, Kurangi Ketergantungan pada Gawai

23 Juli 2026 19:30
Berita

MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam

23 Juli 2026 19:00
Berita

AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?

23 Juli 2026 16:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?