Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juli 2026 18:20 6:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2026 18:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Australia secara resmi meluncurkan program Kemitraan Indonesia–Australia untuk Transformasi Kesehatan (KITA SEHAT) di Jakarta, Senin (20/7). Inisiatif ini menjadi tonggak baru kerja sama bilateral kedua negara dalam memperkuat sistem kesehatan manusia dan hewan di Indonesia hingga tahun 2033.

Program KITA SEHAT dirancang sebagai upaya mendukung agenda transformasi kesehatan nasional yang sejalan dengan visi “Kesehatan untuk Semua”. Melalui kemitraan ini, Indonesia dan Australia berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, mengatakan pembangunan kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

“Pembangunan kesehatan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan transformasi Indonesia. Karena itu, KITA SEHAT hadir sebagai investasi bersama untuk membangun sistem kesehatan yang lebih kuat, tangguh, dan adaptif terhadap tantangan masa depan,” ujarnya.

Program dengan nilai pendanaan mencapai AUD 100 juta tersebut akan dijalankan dalam dua fase sepanjang 2025–2033. Pelaksanaannya melibatkan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian, serta didukung Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Selain itu, sejumlah organisasi internasional turut menjadi mitra pelaksana, di antaranya WHO, UNICEF, dan UNFPA. Implementasi program akan dilakukan di tingkat nasional dan difokuskan pada tiga wilayah percontohan, yakni Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya.

Secara substansial, KITA SEHAT menitikberatkan pada empat bidang utama, yaitu penguatan kebijakan dan tata kelola layanan kesehatan primer, peningkatan kualitas layanan kesehatan primer, penguatan komponen pendukung sistem kesehatan, serta peningkatan ketahanan kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya layanan kesehatan primer sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat tetap sehat sebelum membutuhkan layanan rujukan.

“Prioritas utama adalah menjaga masyarakat tetap sehat. Setelah itu, pemerintah hadir untuk mengobati masyarakat yang sakit. Oleh karena itu, layanan primer harus menjadi fokus utama dalam sistem kesehatan kita,” kata Budi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia atas dukungan yang diberikan selama ini, termasuk harapannya agar kolaborasi kedua negara dapat membantu meningkatkan cakupan imunisasi nasional hingga melampaui 90 persen.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, menilai KITA SEHAT menjadi refleksi eratnya hubungan kedua negara dalam sektor kesehatan. Menurutnya, Australia berkomitmen mendukung Indonesia dalam memperkuat layanan kesehatan primer, memperbaiki status gizi masyarakat, serta membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh.

Peluncuran program ini turut dihadiri Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma, serta perwakilan kementerian dan lembaga, akademisi, organisasi profesi, organisasi masyarakat sipil, dan para mitra pembangunan.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, KITA SEHAT diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan praktik baik yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Pada akhirnya, kemitraan ini diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya sistem kesehatan nasional yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan kesehatan global di masa depan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?
Tulisan selanjutnya MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?