Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Syeikh Ash-Shallabi: Amerika dan Pemimpin Barat adalah Sekutu dalam Pembantaian Massal di Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2023 19:10 7:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Oktober 2023 16:00
Bagikan
Pakar sejarah Islam dan Anggota Persatuan Ulama Internasional Syaikh Ali Muhammad Ash-Shallabi
Bagikan

Hidayatullah.com—Pakar sejarah Islam dan Anggota Persatuan Ulama Internasional Syaikh Ali Muhammad Ash-Shallabi bersuara keras menanggapi serangan dan genosida penjajah ‘Israel’ terhadap warga Gaza, Palestina.

Dalam sebuah peryataan berjudul “Surat Terbuka pada Pimpinan AS dan Sekutunya terkait Genosida di Gaza dan Palestina”, ulama asal Libya yang kini tinggal di Qatar ini mengatakan pernyataan-pernyataan para pemimpin Amerika Serikat (AS) dan Barat saat ini ‘sangat mengejutkan’ dalam membela penjajah. Menurutnya, bobot ucapanya lebih “besar” dari peristiwa kejahatan yang dilakukan Israel kepada Palestina itu sendiri.

“Kejutan warga dunia terhadap pernyataan dari pemimpin Amerika dan sekutunya, yang bersamaan dengan peristiwa Palestina Gaza saat ini, lebih besar daripada peristiwa itu sendiri,” demikian ujarnya dalam pernyataan yang diterima hidayatullah.com, Kamis (19/10/2023).

Menurutnya, pernyataan pemimpin Barat itu sangat tidak konsisten dengan perjuangan Barat selama dalam mengkampanyekan nilai-nilai demokrasi dan keadilan.

Yang lebih mengherankan, ujarnya,  adalah keterlibatan mereka yang membiarkan kejahatan penjajah ‘Israel’ membantai rakyat Palestina.  “Partisipasi Anda dalam agresi ini bersamaan dengan pernyataan yang merendahkan, dimana hal itu menegaskan bahwa Anda bukanlah pihak yang netral dengan keputusan yang telah diambil dengan niat dan keteguhan, “ ujarnya.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Ia kemudian menyebut keterlibatan Amerika Serikat (AS) mengirim Kapal Induk USS Gerald R Ford dan Kapal Induk Eisenhower ke pantai Palestina untuk menyuplai Israel dengan segala yang diperlukan untuk membunuh warga Palestina yang tak bersalah dan menyiksa mereka.

“Inggris menyertakan dua kapal perang, Jerman menyediakan pesawat canggih, dan Prancis memberikan dukungan politik dan keamanan. Semua itu menunjukkan dukungan yang jelas dan mutlak terhadap mereka,” ujar penulis buku “Fikih Kemenangan dan Kejayaan” (yang diterbitkan Pustaka Al Kautsar).

“Hal ini berarti Anda benar-benar terlibat dalam perang yang merusak, melawan kaum tidak berdosa, seperti; anak-anak, perempuan, dan orang tua yang lemah di Gaza dan Palestina. Bahkan, ini adalah pembantaian baru dalam catatan sikap Amerika dan Eropa terhadap isu-isu kaum tertindas dan yang teraniaya di Palestina dan di seluruh dunia,” kata doktor bidang Ilmu Fikih di Universitas Islam Omdurman di Sudan ini.

Menurutnya, semua warga dunia ikut menyaksikan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang menjadi pendukung terbesar penjajah. Tidak hanya itu, dukungan Amerika bahkan dilakukan dengan cara mendukung narasi kebohongan yang dipropagandakan penjajah, terkait para pejuang Palestina.

“Dia (Biden, red) mengatakan melihat gambar dan kekejaman yang dilakukan oleh Hamas seperti pemenggalan kepala, pemerkosaan, penyiksaan, penculikan, dan teror terhadap warga sipil di pemukiman Israel. Namun, saluran berita CNN Amerika dan surat kabar Washington Post, yang dikutip oleh Gedung Putih secara resmi mengatakan  tidak ada,” kata dia.

”Ini menegaskan bahwa Anda (AS), membuat keputusan berdasarkan informasi yang menyesatkan, seperti yang terjadi dengan klaim senjata nuklir Iraq yang menghancurkan Baghdad, dan mengabaikan sumpah saat berbicara tentang eksistensi Israel dan keselamatan pemukimnya tanpa memedulikan rakyat Palestina yang telah menderita dari ketidakadilan dan penindasan oleh Zionis selama lebih dari tujuh puluh tahun.”

Barat dan Medianya Mendukung Penjajah

Menurutnya, pernyataan yang dikeluarkan Presiden Amerika Joe Biden, Gedung Putih, Departemen Luar Negeri AS, dan Pentagon juga para pemimpin Barat, yang didukung media, secara keseluruhan, semua mendukung para penindas, yakni penjajah ‘Israel’.

“Secara keseluruhan, semuanya mengecewakan, dan mendukung penindas daripada korban, dalam bayangan perang yang merusak dan menghancurkan kota dan kamp pengungsi di Jalur Gaza,” katanya.

Padahal, wilayah Gaza adalah salah satu wilayah paling padat penduduk di dunia, bahkan terbesar dalam kategori kamp pengungsi, yang dijuluki ‘penjara terbesar’ di mana sekitar 2 juta warga Palestina hidup dalam ketakutan, kelaparan, pembunuhan, dan pembantaian.

“Ini semuanya didorong oleh lampu hijau dari AS dan Eropa, dan bahkan dari beberapa pemerintahan Arab terhadap ‘Israel’ untuk melanjutkan proyek pemukiman dan ekspansi mereka tanpa rasa takut atau pertanggungjawaban,” tambah dia.

Menurutnya, peristiwa dukungan Amerika dan sekutunya terhadap penjajah, akan menjadi sejarah besar yang akan dicatat dunia. Hal ini tidak sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini mereka kampanyekan tentang apa itu keadilan dan demokrasi.

“Presiden negara terbesar, Joe Biden, dan pemimpin Barat dan Timur yang sering menonjolkan perlindungan demokrasi, pengembangan manusia, dukungan terhadap perdamaian dan stabilitas global, sekarang meninggalkan warga sipil di Gaza, termasuk anak-anak dan orang tua yang lemah, yang hidup mereka dihancurkan di bawah kekejaman mesin pembunuh Israel.”

Sikap negara-negara Barat yang mendukung semua kejahatan Israel ini adalah sebuah pelanggaran dan pencemaran nilai-nilai peradaban Barat dan prinsip-prinsip hukum internasional, ujar ulama dan penulis puluhan buku bertema sejarah dan pemikiran Islam ini.*/Arta

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratgazagenosida IsraelHeadlineisraelpalestinaPersatuan Ulama Internasionalsejarah IslamSyaikh Ali Muhammad Ash-ShallabiSyaikh Ash-SallabiSyeikh Ali Muhammad Ash-ShallabiSyeikh Ash-SallabiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Deretan Rumah Sakit di Gaza yang Dibombardir ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Bank Sentral Filipina Kembangkan Sistem Keuangan Islam, Undang Investor Negara Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?