Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Deretan Rumah Sakit di Gaza yang Dibombardir ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2023 12:05 12:05 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 Oktober 2023 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Rumah sakit al-Ahli al-Arabi (Baptis), yang dibom ‘Israel’ pada Selasa malam, adalah salah satu dari beberapa rumah sakit di Jalur Gaza yang diperingatkan untuk dikosongkan oleh ‘Israel’.

Sekitar 471 orang Palestina syahid dalam serangan keji itu, dengan ratusan lain luka-luka akibat pecahan bom.

Pada saat serangan dahsyat itu terjadi, rumah sakit yang dikelola oleh Anglikan tersebut sedang memberikan perawatan dan tempat berlindung bagi ratusan warga Palestina yang terluka dan mengungsi akibat perang ‘Israel’ selama 12 hari di daerah kantong yang terkepung itu.

Rumah sakit tersebut telah menerima ancaman dari ‘Israel’ untuk mengungsi atau dibom, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Kementerian tersebut mengatakan kepada Middle East Eye bahwa tentara ‘Israel’ telah memerintahkan semua rumah sakit di Gaza utara dan pusat Kota Gaza pekan lalu untuk mengosongkan diri. Kementerian Kesehatan Palestina menolak ancaman tersebut dan menolak untuk meninggalkan pasien yang rentan.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dokter yang berbasis di Gaza, Sohaib al-Hems, mengatakan bahwa staf Rumah Sakit al-Awda di Jabalia dan Rumah Sakit Bantuan Umum di Kota Gaza menolak untuk pergi.

Direktur rumah sakit al-Awda mengatakan “tidak mungkin” untuk memindahkah orang sakit dan terluka.

Bahkan di bagian selatan – di mana Zionis ‘Israel’ telah mengusir secara paksa lebih dari satu juta orang Palestina – rumah sakit-rumah sakit diberi perintah untuk menyingkir atau menghadapi serangan udara.

Di antaranya adalah Rumah Sakit Khusus Kuwait, yang menerima perintah Israel untuk menyingkir namun para stafnya juga menolak untuk pergi.

Secara keseluruhan, setidaknya 22 rumah sakit telah menerima ancaman ‘Israel’ sejak 7 Oktober. Berikut adalah daftar rumah sakit di wilayah yang diperintahkan oleh ‘Israel’ untuk mengosongkan diri, selain dua rumah sakit yang menerima peringatan serupa di selatan.

Rumah Sakit Kamal Adwan – Gaza utara

Rumah Sakit Al-Awda – Gaza utara

Rumah Sakit Indonesia – Gaza utara

Rumah Sakit Balsam – Gaza utara

Rumah Sakit Karama Gaza – Gaza utara

Rumah Sakit Al Shifa – Kota Gaza

Rumah Sakit Al-Quds – Kota Gaza

Rumah Sakit Lapangan Yordania di Gaza – Kota Gaza

Rumah Sakit Anak El-Dorra – Kota Gaza

Rumah Sakit Martir Al-Aqsa – Kota Gaza

Pusat Medis Al-Wafa – Kota Gaza

Rumah Sakit Baptis Al-Ahli al-Arabi – Kota Gaza

Rumah Sakit Bantuan Umum – Kota Gaza

Rumah Sakit Al Rantissi – Alnasr untuk Anak-anak – Kota Gaza

Rumah Sakit Mata St John – Kota Gaza

Masyarakat Kebaikan Teman Pasien – Kota Gaza

Masyarakat Kompleks Medis Assahaba – Kota Gaza

Rumah Sakit Mata Gaza – Kota Gaza

Rumah Sakit Jenin – Kota Gaza

Rumah Sakit Jiwa Gaza – Kota Gaza

Rumah Sakit Gaza Eropa – Gaza selatan

Rumah Sakit Khusus Kuwait – Gaza selatan

Sedikitnya 37 dokter dan paramedis Palestina telah dibunuh oleh ‘Israel’ di Gaza sebelum serangan Selasa malam, menurut kementerian kesehatan dan kementerian dalam negeri Palestina.

Sebanyak 33 rumah sakit dan klinik serta 23 ambulans tidak dapat beroperasi akibat serangan udara ‘Israel’, kata kedua kementerian tersebut.

Bahkan sebelum perang dimulai, rumah sakit-rumah sakit di Gaza telah berjuang untuk bertahan di bawah pembatasan blokade ‘Israel’ selama 15 tahun terhadap daerah kantong tersebut.

Pada paruh pertama tahun 2023, ‘Israel’ merampas perawatan kesehatan yang menyelamatkan jiwa hampir 400 anak-anak Palestina di Gaza dengan menolak mengizinkan mereka pergi ke Tepi Barat yang diduduki untuk mendapatkan perawatan.

Sementara puluhan ribu pasien diberikan rujukan medis ke luar Gaza oleh Otoritas Palestina setiap tahun, hampir sepertiga dari mereka ditolak izin keluarnya oleh ‘Israel’.

Sekarang, selama perang, rumah sakit-rumah sakit hampir mencapai titik puncaknya di bawah kampanye pengeboman ‘Israel’ yang tak henti-hentinya dan pengepungan total yang telah memutus aliran listrik, makanan, air, dan sumber daya lainnya dari daerah kantong tersebut.

Beberapa rumah sakit, seperti Rumah Sakit Persahabatan Turki-Palestina, satu-satunya rumah sakit onkologi di Gaza, terpaksa mengumumkan penutupan karena kekurangan bahan bakar.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineisraelJalur GazapalestinaPemboman Rumah Sakit Gazarumah sakit Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mohammad Hijab, Aktivis yang Populer setelah “Membungkam” Piers Morgan di Acara Debat Soal Palestina
Tulisan selanjutnya Syeikh Ash-Shallabi: Amerika dan Pemimpin Barat adalah Sekutu dalam Pembantaian Massal di Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?