Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menteri Zionis Minta Saluran TV Al Jazeera Ditutup, Takut Kejahatannya Diketahui Dunia?

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2023 00:15 12:15 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Oktober 2023 04:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Zionis menyetujui keputusan yang akan memungkinkan mereka menutup sementara saluran berita Al Jazeera selama “keadaan darurat” berperang dengan pejuang kemerdekaan Palestina. Menurut pejabat Israel mempercayai, saluran tersebut bisa merusak keamanan nasional, demikian dikutip laman timesofisrael.com, Jumat (20/10/2023).

Menteri Komunikasi Shlomo Karhi memimpin usulan untuk mengesahkan penutupan saluran berita Al Jazeera, yang menurutnya telah merusak keamanan nasional sejak perang dimulai.

Peraturan tersebut berlaku surut, kata kantor Karhi, yang berarti siaran Al Jazeera milik Qatar sejak Operasi Badai Al-Aqsha diluncurkan Al-Qassam Sabtu, 7 Oktober 2023, kini dapat digunakan sebagai dasar keputusan untuk menutup program tersebut.

Proposal untuk menutup Al Jazeera akan dibawa ke pertemuan kabinet keamanan zionis, kata kantor Karhi.  “Israel sedang berperang di darat, di udara, di laut, dan di bidang diplomasi publik. Kami tidak akan membiarkan siaran apa pun yang membahayakan keamanan negara,” kata Karhi saat mengumumkan persetujuan aturan tersebut.

Kantor Karhi mengatakan bahwa upaya untuk menutup Al Jazeera di ‘Israel’ didasarkan pada bukti media itu membantu pejuang kemerdekaan Palestina, “menyiarkan propaganda untuk kepentingan Hamas dalam bahasa Arab dan Inggris, kepada pemirsa di seluruh dunia, bahkan menyampaikan informasi sensitif kepada musuh Israel” kata menteri yang merupakan anggota sayap garis keras dari Partai Likud, pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Sebelumnya, Karhi telah mengusulkan kepada Rezim Zionis memerintahkan penyedia TV itu berhenti menyiarkan berita; menutup kantornya di Israel; menyita peralatannya; dan menutup situs webnya atau membatasi akses ke situs webnya, bergantung pada lokasi servernya.

Sebuah laporan di The Marker mengatakan bahwa peraturan versi baru akan memberikan kekuasan menteri komunikasi atas semua media, termasuk media dalam negeri, memungkinkan untuk memerintahkan penangkapan sang wartawan dan pihak lain yang terlibat dalam siaran yang dianggap “membahayakan keamanan”  penjajah ‘Israel’.

Al Jazeera dan pemerintah di Doha belum memberikan komentar mengenai hal ini. Dr Anastasia Maria Loupis, seorang dokter yang tinggal di Kopenhagen, Denmark, dan dikenal memiliki banyak pengikuti di akun X mengomentari rencana pemerintah zionis ini.

“Pihak berwenang Israel memerintahkan saluran berita Qatar Al-Jazeera untuk BERHENTI menyiarkan siaran di seluruh ‘Israel’. Mereka tidak ingin dunia tahu tentang KEJAHATAN PERANG mereka! Gaya NAZI sejati, “ tulis wanita yang terus mengikuti perkembangan serangan dan pembantaian penjajah ke Jalur Gaza ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al JazeeraAl-QassamHAMASisraelKementerian Komunikasi IsraelPalestina. headlineTV Al JazeeraZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Program Dekarbonisasi PTBA Tanjung Enim
Tulisan selanjutnya Ratusan Warga ‘Israel’ Ditangkap karena Unggahan Membela Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?