Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video): Kesaksian Tahanan Hamas:  Diperlakukan Baik, Seperti Tinggal di Rumah, Bukan di Terowongan

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 November 2023 16:26 4:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 November 2023 16:25
Bagikan
Foto: (kiri) Momen pelepasan tawanan oleh pejuang Al-Qassam | (tengah) Roongarun Wichanguen | (kanan) Alon Ben David
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pemandangan menarik saat pelepasan 17 sandera pihak ‘Israel’ oleh Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) selama pelepasan kedua hari Sabtu (26/11/2023), sebagaimana yang telah disepakati dalam gencatan senjata antara penjajah dan Hamas yang ditengahi Qatar dan Mesir.  

Dalam video yang ditayangkan di televisi Al-Jazeera, para sandera itu dibawa menuju perbatasan Rafah sisi Mesir setelah meninggalkan Gaza. Anggota Al-Qassam menyerahkan para sandera tersebut kepada Komite Palang Merah Internasional.

Gambaran yang luar biasa namun tidak mengejutkan bagaimana sandera "Israel" melambaikan tangan pada pejuang #AlQassam Palestina. Ini 1000% alasan mengapa zionis tak akan membiarkan sandera berbicara kepada pers. Krn akan ketahuan mereka diperlakukan dg baik, kata @jennineak pic.twitter.com/yY2AW7Onje

— Hidayatullah.com (@hidcom) November 26, 2023

Dalam video yang beredar, seorang tawanan wanita menggunakan alat bantu jalan diapit 4 pejuang Al-Qassam bersenjata. Saat perempuan ini masuk di salah satu kendaraan Palang Merah Internasional, sandera itu melambaikan tangan tanda perpisahan dengan pejuang Brigade Izzudin Al-Qassam dengan senyuman di wajahnya.

Begitu pula saat 4 tawanan Hamas asal Thailand dilepaskan. Para sandera tersenyum, mengacungkan jempol dan melambaikan tangan usai naik ke ambulans.

Tinggal di Rumah, Bukan di Terowongan

Baca Juga

Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Adalah Roongarun Wichanguen, saudara perempuan Vetoon Phoome, seorang sandera asal Thailand berusia 33 tahun yang telah dibebaskan pihak Hamas. Semula ia tidak menyangka saudara kandungnya itu masih hidup.

Roongarun Wichanguen, salah satu saudara perempuan dari tahanan Hamas asal Thailand yang telah dibebaskan:

“Dia (saudaranya) mengatakan tidak disiksa, atau diserang, dan telah diberi makanan yang baik. Dia dirawat (mujahidin Al-Qassam, red) dengan sangat baik.”@HosamYahiaAJ pic.twitter.com/f5lO16GrDB

— Hidayatullah.com (@hidcom) November 26, 2023

Roongarun mengungkapkan rasa gembira dan ketidakpercayaannya bahwa saudara laki-lakinya, yang ditahan para mujahidin Al-Qassam selama berminggu-minggu, akhirnya akan kembali ke rumah.

Padahal dia mengira sauadaranya itu mungkin telah disiksa atau terbunuh di terowongan. “Itu di luar dugaan saya. Saya pikir dia termasuk di antara 16 orang yang ditembak mati. Keluarga kami sangat sedih,” ujarnya.

Kepada media ia menceritakan pertemuan dengan saudaranya setelah dibebaskan. “Wajahnya sangat bahagia, dan dia tampak baik-baik saja. Dia mengatakan bahwa dia tidak disiksa, atau diserang, dan telah diberi makanan (mujahidin Al-Qassam, red) yang baik. Dia dirawat dengan sangat baik. Bahkan katanya seperti hanya tinggal di rumah, bukan di terowongan,” ujarnya dalam video yang diunggah presenter Jaringan TV Aljazeera Hosam Yahia di akun media X, hari Ahad, 26 November 2023.

Roongarun Wichanguen mendapatkan kabar Vetoon Phoome akan pulang Sabtu pagi.  “Saya sangat senang karena harapan saya sangat redup, namun tiba-tiba ada harapan,” ujarnya kepada AFP.

Dia melihat foto Vetoon, yang pindah dari provinsi timur laut Nong Bua Lam Phu ke ‘Israel’ lima tahun lalu untuk bekerja di pertanian kentang, dan dia merasa tidak percaya. “Saya memperbesar (foto) dan menemukan saudara laki-laki saya di dalamnya,” katanya.

“Saya sempat video call dengan kakak saya dan wajahnya tampak bahagia,” imbuhnya.

Seorang pejabat Thailand mengkonfirmasi kepada AFP bahwa Vetoon dan Wichai termasuk di antara mereka yang dibebaskan mujahidin Al-Qassam. 

Mirip Yochved Lifshitz

Sementara itu,  Alon Ben David, koresponden khusus pertahanan dan militer di Channel 13 ‘Israel’, telah mengungkapkan kondisi sandera ‘Israel’ yang baru-baru ini dibebaskan oleh Hamas, meskipun ada larangan sensor pihak penjajah.

Alon Ben David, wartawan senior pertahanan dan militer di Channel 13 Israel mengungkapkan kondisi sandera ‘Israel’ yang dibebaskan #AlQassam nya Hamas.

Seperti tawanan2 sebelumnya; mereka dilayani dg baik, diberi makan layak, disediakan dokter@abierkhatib pic.twitter.com/ExMp5xCdHj

— Hidayatullah.com (@hidcom) November 27, 2023

Dalam sebuah dialog Alon Ben David menyatakan, para tahanan ‘Israel’ itu diperlukan sangat baik oleh mujuahidin Al-Qassam. “Mereka tidak menjadi sasaran penyiksaan atau perlakuan buruk,” ujarnya.

Meski makanan para tawanan sangat langka, penting dicatat, Hamas menyediakan obat-obatan pada tawanan setiap harinya. “Hamas berusaha menyediakan obat-obatan setiap hari, meskipun tidak selalu berhasil,” tambah dia.

Menurut reporter militer di Radio IDF – Galey Tzahal – ini, kegiatan sehari-hari tawanan atau para sandera adalah menjaga rasa kebersamaan, mengingatkan pada kejadian di Kibbutz pada 7 Oktober.

Mereka juga dilaporkan terlibat dalam kegiatan kelompok, pertemuan, dan ceramah, yang memberi mereka kekuatan dalam kondisi bawah tanah (terowongan. Red).

Selain itu, ia menegaskan bahwa pernyataan yang dibuat oleh sandera lansia yang dibebaskan oleh Al-Qassam sebelumnya, Yochved Lifshitz, tentang pengalamannya adalah akurat. Hal ini sekaligus membantah tuduhan media ‘Israel’ sebelumnya.

BREAKING #Gaza #AlQassam syiarkan dokumentasi pembebasan dua tawanan, Nurit Yitzhak dan Yochved Lifshitz, karena alasan kemanusiaan meski Zionist ‘Israel’ menolak menerima. Zionist tuduh pembebasan ini mengandung agenda terselubung.

Senin 23/10/2023 pic.twitter.com/QG4XKbjOi5

— Documenting #GazaGenocide (@sahabatalaqsha) October 23, 2023

Padahal, sebelumnya, rezim teroris ‘Israel’ menuduh Hamas telah mencuci otak Yochved Levishz dan para tawanan. “Tapi kata- averi yang diucapkannya (Yochved Levishz, red) benar, dan orang-orang ini membuat pernyataan yang sama. Karena mereka semua berada dalam kelompok yang sama,” tambah pria yang pernah bergabung di ‘Israel’ Broadcasting Authority (IBA) media siaran milik penjajah ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-QassamAlon Ben DavidHAMASPejuang Al-Qassamsandera Israelsandera Thailandtawanan Al-QassamTawanan HamasterowonganVetoon PhoomeYochved Lifshitz
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 7 Orang jadi Tersangka Kerusuhan Bitung, Kondisi Mulai Aman
Tulisan selanjutnya Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Delegasi Qatar Kunjungi Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional

Berita
6 Juli 2026 15:04
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah
Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza

Terbaru

  • Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
  • RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
  • Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
  • Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
  • Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
  • Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
  • Amerika dan Perang Salib Baru?
  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

6 Juli 2026 10:44
Berita

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

5 Juli 2026 14:58
Berita

Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda

5 Juli 2026 14:14
Berita

UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

5 Juli 2026 13:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?