Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

FBI Bekuk Ekstremis Kristen Dalang Serangan Teror yang Tewaskan 6 Orang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Desember 2023 10:14 10:14 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Desember 2023 11:00
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang warga negara Amerika telah ditangkap dan didakwa di negara bagian Arizona, Amerika Serikat, karena komentarnya di sosial media diduga menghasut terjadinya “serangan teroris bermotif agama” di Australia setahun yang lalu. Aksi teror tersebut menewaskan enam orang.

Polisi di negara bagian Queensland, Australia, mengkonfirmasi pada hari Rabu bahwa Biro Investigasi Federal (FBI) menangkap seorang pria berusia 58 tahun di dekat Heber-Overgaard, Arizona pada tanggal 1 Desember. Mereka tidak mengungkapkan namanya.

Serangan teror terjadi di sebuah properti terpencil di Wieambilla, Queensland, pada 12 Desember 2022, ketika dua petugas polisi dan seorang pejalan kaki ditembak secara fatal oleh Gareth Train, saudara laki-lakinya Nathaniel, dan istri Nathaniel, Stacey, saat melakukan penyelidikan kasus orang hilang di properti milik keluarga Train, demikian menurut para penyelidik.

Empat petugas polisi mendatangi properti keluarga Train untuk menyelidiki laporan orang hilang. Mereka dihujani tembakan peluru saat masuk ke dalam, kata polisi pada saat itu. Dua petugas berhasil menyelamatkan diri dan meminta bantuan.

Ketiga pelaku terlibat baku tembak selama berjam-jam dengan polisi sebelum akhirnya ditembak mati.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

“Kami tahu bahwa para pelaku melakukan serangan teroris bermotif agama di Queensland. Mereka termotivasi oleh ideologi ekstremis Kristen,” kata asisten komisaris polisi Queensland, Cheryl Scanlon, kepada para wartawan.

FBI masih menyelidiki dugaan motif warga Amerika tersebut.

Gareth Train mulai mengikuti tersangka di YouTube pada Mei 2020. Setahun kemudian, mereka berkomunikasi secara langsung, menurut para penyelidik.

“Pria itu berulang kali mengirim pesan yang berisi ideologi akhir zaman Kristen kepada Gareth dan kemudian kepada Stacey,” kata Scanlon.

Perwakilan FBI di Australia, Nitiana Mann, mengatakan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil investigasi bersama antara kedua negara.

“FBI memiliki ingatan yang panjang dan jangkauan yang lebih panjang lagi. Dari Queensland, Australia, hingga ke pelosok Arizona,” kata Mann.

Para penyelidik di kedua negara “bekerja bersama dan tanpa henti untuk membawa orang ini ke pengadilan, dan dia akan menghadapi kejahatan yang dituduhkan kepadanya,” tambahnya.

Kejahatan dengan senjata api jarang terjadi di Australia karena negara ini memiliki beberapa undang-undang kepemilikan senjata api yang paling ketat di dunia, setelah penembakan pada April 1996 ketika seorang pria bersenjata menewaskan 35 orang di sebuah kafe dan tempat wisata di negara bagian Tasmania.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaekstremismeFBIkristenteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Desain Unik Bikin Celaka Amerika Larang Terbang Osprey
Tulisan selanjutnya Kenali Musuhmu! Hikmah Peristiwa Nabi Adam dan Siti Hawa  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?