Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Gelar Sidang Kasus Warga Swedia Mata-mata Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2023 18:54 6:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Desember 2023 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iran, hari Ahad (10/12/2023), menggelar sidang pertama kasus seorang warga negara Swedia yang dituduh menjadi mata-mata untuk Israel.

Menurut situs berita Mizanonline, yang memiliki keterkaitan dengan pihak yudisial Iran, jaksa menuduh terdakwa yang diidentifikasi sebagai Johan Floderus memiliki hubungan dengan “elemen-elemen Israel” dan mengumpulkan informasi untuk Israel melalui proyek-proyek berbagai institut asal Amerika, Israel dan Eropa yang aktif menentang Iran.

Jaksa mengatakan Floderus bepergian ke Israel, bekerja dengan intelijen Swedia dan mentransfer uang ke Iran untuk proyek-proyek yang ditujukan untuk menumbangkan pemerintah Teheran.

Jaksa meminta agar hakim mengadili Floderus berdasarkan undang-undang yang berlaku di Iran dengan ancaman hukuman enam bulan penjara.

Hakim Iman Afshari mengatakan tanggal persidangan selanjutnya akan diumumkan kemudian.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Laporan tersebut juga menampilkan gambar Floderus dan pengacaranya. Tidak disebutkan apakah ada perwakilan diplomatik Swedia yang menghadiri persidangan itu.

Pada bulan September, Kementerian Luar Negeri Swedia mengatakan bahwa seorang warganya yang berusia 30-an tahun ditahan di Iran sejak April 2022. Sejumlah laporan media kemudian melaporkan bahwa orang tersebut bekerja untuk korps diplomatik Uni Eropa.

Tahun lalu, Kementerian Intelijen Iran mengatakan agen-agennya telah menangkap seorang warga Swedia karena melakukan aksi mata-mata. Kala itu tidak disebutkan siapa orang tersebut, tetapi dikatakan bahwa dia ditangkap sebelum meninggalkan Iran setelah beberapa kali berkunjung ke negara itu.

Pihak Iran mengatakan bahwa pria tersebut melakukan kontak dengan beberapa tersangka warga Eropa dan non-Eropa yang ditahan di Iran, dan dia telah mengunjungi Israel – yang merupakan musuh Teheran – sebelum dia mengunjungi Iran. 

Pihak Iran menuding pria Swedia itu melakukan proxy-spying untuk kepentingan Israel.

Hubungan Stockholm dan Teheran tegang beberapa tahun terakhir.

Iran memanggil pulang duta besarnya dari Swedia tahun lalu, setelah pengadilan di Swedia menjatuhkan vonis bersalah atas warga Iran bernama Hamid Noury dalam dakwaan kejahatan perang dan pembunuhan semasa Perang Iran-Iraq tahun 1980-an dan mengganjarnya dengan hukuman penjara seumur hidup.

Pada bulan Mei, Iran mengeksekusi seorang pria berkewarganegaraan ganda Iran-Swedia bernama Farajollah Cha’ab alias Habib Asyoud. Pria itu dituduh menjadi otak serangan tahun 2018 atas parade militer yang menewaskan sedikitnya 25 orang. Dia merupakan salah satu dari beberapa musuh Iran yang diciduk di luar negeri kurun beberapa tahun terakhir di tengah ketegangan dengan Barat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranswedia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia Perketat Aturan Visa Mahasiswa Internasional, Naikkan Nilai Tes Bahasa Inggris
Tulisan selanjutnya Dokter Pengungkap Praktik Jual Darah dan AIDS di Pedesaan China Wafat di New York

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?