Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Gereja di Amerika Serikat Keluar dari Denominasi United Methodist Church

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2023 17:10 5:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2023 17:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– United Methodist Church sedang mengalami pergolakan besar karena lebih dari 7.000 gereja yang tergabung dalam denominasinya – seperempat dari total gereja UMC di AS – memutuskan untuk hengkang atau tetap bersama-sama.

Selama beberapa dekade, denominasi tersebut terjebak dalam perdebatan sengit mengenai teologi dan peran kaum homoseksual alias kelompok LGBTQ dalam gereja. UMC melarang pernikahan sesama jenis dan pendeta LGBTQ secara terbuka.

Namun, di tengah meningkatnya penolakan terhadap sikap anti-homoseksual di banyak gereja AS, sebagian dari kalangan konservatif memutuskan untuk meluncurkan denominasi baru yang terpisah bernama Global Methodist Church.

Kalangan progresif yang masih bertahan di UMC diperkirakan akan menghapus larangan terhadap kaum LGBT dalam General Conference yang akan digelar pada musim semi 2024.

Pemicu gereja hengkang dari UMC

Baca Juga

Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028

Pada 2019, sebuah badan legislatif khusus General Conference memutuskan lewat pemungutan suara untuk memperketat aturan United Methodist tentang pelarangan perkawinan sesama jenis dan pentahbisan pendeta LGBTQ. Keputusan itu juga memberikan waktu lima tahun bagi gereja-gereja – yang tidak setuju dengan pengetatan aturan itu – untuk meninggalkan properti mereka setelah melakukan sejumlah pembayaran. Namun, gereja-gereja konservatif akhirnya berbondong-bondong keluar karena mereka melihat UMC sendiri tidak berupaya untuk menegakkan aturannya sendiri. Sebagian daerah kehilangan ratusan gereja, termasuk yang berukuran besar. 

Dalam beberapa kasus perpecahan di antara mereka bukan hanya di tingkat regional tetapi juga di tingkat masing-masing gereja, di mana jemaat saling berseberangan soal homoseksual alias LGBTQ.

Banyak di antara gereja yang hengkang dari UMC memilih bergabung dengan Global Methodist Church (GMC), sebuah denominasi konservatif yang diluncurkan lebih dari satu tahun lalu. Sebagian gereja memilih bergabung dengan denominasi lain yang lebih kecil, menjadi independen atau masih menimbang-nimbang pilihan mereka. Beberapa gereja yang berada di Eropa dan Afrika juga memilih bergabung dengan GMC, lansir Associated Press Jumat (15/12/2023).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatgerejaUnited Methodist Church
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sofyan Ats-Tsauri: Menolak Setiap Pemberian dari Penguasa
Tulisan selanjutnya Ribuan Elemen Masyarakat Sulawesi Selatan Gelar Aksi Solidaritas Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik

Berita
14 September 2026 23:18
Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam

Terbaru

  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah

17 September 2026 20:49
Berita

Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun

17 September 2026 17:50
Berita

Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza

17 September 2026 16:56
Berita

Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

17 September 2026 16:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?