Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

KNPK Indonesia Ajak Masyarakat Waspadai Capres – Cawapres Memperjuangkan Isu HAM Tanpa  Sikap Kritis

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Desember 2023 14:31 2:31 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 Desember 2023 15:00
Bagikan
Prof Dr Euis Sunarti pada Webinar Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga (KNPK) Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com—Kebijakan pembangunan yang ramah keluarga menjadi sangat penting, dikala saat ini, keluarga Indonesia sedang dikepung oleh berbagai ancaman yang menyebabkan kerentanan dalam sistem sosial kemasyarakatan.  Oleh karena itu, hadirnya kebijakan yang ramah keluarga diharapkan pembangunan keluarga dapat lebih terintegrasi dalam pembangunan reguler, bersifat holistik komprehensif, serta penanganannya lebih ke hulu atau menekankan pada upaya pencegahan.

“Kebijakan ramah keluarga juga berarti tanggung jawab pemerintah diperkuat dan memberi peran yang lebih luas kepada lembaga sipil atau LSM.  Selain itu, kebijakan tersebut harus diimplementasikan dalam pembangunan wilayah dan pekerjaan ramah keluarga,” demikian disampaikan Prof Dr Euis Sunarti pada Webinar Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga (KNPK) Indonesia, hari Jumat, 22 Desember 2023.

Dalam paparanya,  Prof. Euis  menekankan perlunya masyarakat mempertimbangkan komitmen terhadap pembangunan keluarga, sebagai salah satu kriteria dalam memilih calon presiden Indonesia periode 2024 – 2029 mendatang. 

Hal tersebut dapat dilihat; pertama , dari ada tidaknya kertas kerja dari para capres yang secara spesifik menunjukkan kebijakan yang ramah keluarga. Kedua, dari pernyataan-pernyataan yang menunjukan keberpihakan capres dan cawapres terhadap kebijakan ramah keluarga.

Dan ketiga, dari profil para capres dan cawapres tersebut apakah merepresentasikan model dari seorang pemimpin keluarga yang baik.  

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Ia berharap masyarakat mewaspadai para capres dan cawapres yang menerima, atau bahkan memperjuangkan isu-isu Hak Asasi Manusia (HAM) tanpa  sikap kritis. “Padahal beberapa isu tersebut berpotensi meruntuhkan nilai-nilai keluarga (family values). Misalnya, penerimaan terhadap hak-hak sesual (sexual rights) sebagai bagian dari HAM yang pada akhirnya akan menormalisasi perilaku LGBT dan mengesahkan pernikahan sejenis,” tambah dia. 

Terakhir, Euis menghimbau masyarakat agar bersikap lebih proaktif,  dengan meminta komitmen para capres dan cawapres untuk memprioritaskan  pembangunan yang ramah keluarga sebagai bagian dari kebijakan pemerintah ketika terpilih menjadi pemimpin bangsa ini.

Webinar Nasional dilaksanakan dalam rangka HUT ke-3 Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga (KNPK) Indonesia dan memaknai Hari Ibu Nasional, dengan Tema “Menjadikan Keluarga sebagai Fondasi dan Benteng Peradaban Bangsa” (Catatan Penilaian dalam Pemilihan Capres Indonesia 2024-2029).

Kegiatan ini dilaksanakan melalui zoom meeting selama kurang lebih dua jam.  Sebagai narasumber dalam webinar tersebut yaitu Ketua KNPK Indonesia, Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si, yang juga merupakan Guru Besar IPB University di bidang Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga.

Acara dimoderatori Dr. Dinar Dewi Kania, dan sambutan oleh Dewan Pengawas, Prof. Atip Latipulhayat, S.H, LL.M, Ph.D.

Dalam sambutannya,  Prof Atip menekankan pentingnya memiliki keturunan yang baik, beriman serta berakhlak mulia sebagai salah satu indikator keberhasilan keluarga.

Penyelenggara webinar nasional ini adalah Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga (KNPK) Indonesia bekerjasama dengan BMIWI (Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia) dan didukung Perhimpunan Penggiat Keluarga (GiGa) Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:caprescawapres Isu HAM BaratEuis SunartiHeadlineKNPK IndonesialgbtRamah Keluarga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sudan Wad Madani Jatuh ke Tangan RSF, Komandan Tentara Sudan Terancam Sanksi
Tulisan selanjutnya Politisi Thailand Sahkan Rancangan Perkawinan Sesama Jenis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?