Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tokoh Oposisi Rusia Alexei Navalny Dipindah ke Penjara Terpencil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Desember 2023 14:04 2:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Desember 2023 14:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny akhirnya diketahui posisinya setelah teman-temannya mengatakan kehilangan kontak selama 3 pekan.

Rekan-rekan Alexei Navalny, hari Senin (25/12/2023), mengatakan mereka sekarang mengetahui dia ditempatkan di koloni penjara di kawasan Lingkaran Arktik setelah tiga pekan kehilangan kontak dengannya.

Navalny, musuh politik terberat Presiden Vladimir Putin, saat ini sedang menjalani hukuman penjara 19 tahun dengan tuduhan ekstremisme. Sebelum ini Navalny ditempatkan di sebuah penjara di bagian tengah Rusia yang berjarak sekitar 230 kilometer arah timur dari Moskow. Namun, sejak 6 Desember para pengacara tidak dapat menghubunginya.

Juru bicaranya, Kira Yarmysh, lewat X mengatakan bahwa posisi Navalny saat ini diketahui di sebuah koloni penjara di kota kecil Kharp, di kawasan Yamalo-Nenetsk Siberia yang jauhnya sekitar 1.900 kilometer arah timur laut dari Moskow.

Kawasan itu dikenal dengan suhu udaranya yang sangat dingin, dengan musim dingin mencekam dan panjang. Kota kecil itu terletak dekat Vorkuta, sebuah pertambangan batubara yang dijadikan kamp kerja paksa bagi para narapidana (sistem gulag) di era Uni Soviet.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Sulit untuk mencapai koloni itu, bahkan nyaris tidak memungkinkan untuk berkirim surat ke sana. Tempat itu memiliki tingkat keterisolasian paling tinggi dari kehidupan dunia,” kata Leonid Volkov, salah satu staf Navalny, lewat X.

Di Rusia perpindahan napi dari satu tempat ke tempat lain dilakukan secara rahasia, terlebih untuk seorang tokoh seperti Navalny.

Tim Navalny sangat khawatir dengan kondisinya, karena terakhir mereka melakukan kontak tokoh oposisi itu diketahui sedang sakit dan dikabarkan tidak diberi makan layak dan ditempatkan di sel tak berventilasi.

Para pendukungnya menyakini Navalny sengaja disembunyikan atau dipindahkan ke tempat terpencil setelah Putin mengumumkan pencalonan dirinya dalam pemilu presiden yang akan digelar pada bulan Maret tahun depan.

Pendukung Navalny berharap dapat memanfaatkan masa kampanye untuk merontokkan kepercayaan publik terhadap rezim Putin.

Navalny kembali dijebloskan ke penjara sejak Januari 2021, setibanya di Moskow setelah dari dirawat di Jerman akibat diracun saat dalam tahanan Rusia. Sebelum ditangkap, ditahan dan diracun, Navalny mengkampanyekan gerakan menentang budaya korupsi di kalangan pejabat pemerintahan dan mengorganisir demonstrasi anti-Kremlin di Moskow.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alexei NavalnyrusiaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Washington Post: Agresi ‘Israel’ di Gaza adalah Perang Paling Merusak Abad Ini
Tulisan selanjutnya KKB Mengaku Bertanggung Jawab Penembakan yang Menyebabkan Gugurnya Anggota TNI 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?