Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Reorganisasi, Google PHK Ratusan Karyawannya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 12 Januari 2024 00:53 12:53 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 12 Januari 2024 06:00
Bagikan
google rusia
Bagikan

Hidayatullah.com – Google memberhentikan ratusan pekerjanya di bagian perangkat lunak Google Assistant dan menghilangkan sejumlah peran yang sama di tim Perangkat dan Layanan perusahaan.

Daftar isi
  • Berlomba untuk membangun AI generatif
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Pemutusan hubungan kerja di Google Assistant, pertama kali dilaporkan oleh platform berita Semafor, merupakan bagian dari perubahan organisasi yang telah dilakukan sejak paruh kedua tahun 2023, yang mencakup pemutusan hubungan kerja di aplikasi navigasi milik perusahaan tersebut, Waze.

Beberapa ratus peran dihilangkan di tim Perangkat dan Layanan perusahaan, dengan mayoritas di tim perangkat keras AR 1P, kata perusahaan pada hari Rabu, mengonfirmasi laporan oleh situs web media teknologi 9to5Google, yang pertama kali melaporkan reorganisasi tersebut.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, salah satu pendiri Fitbit milik Google, James Park dan Eric Friedman, serta para pemimpin Fitbit lainnya, akan meninggalkan Google, kata laporan 9to5Google.

Baca juga: OJK Desak Google dan Meta Hentikan Penayangan Iklan Pinjol Ilegal

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Sepanjang paruh kedua tahun 2023, sejumlah tim kami melakukan perubahan untuk menjadi lebih efisien dan bekerja lebih baik, serta menyelaraskan sumber daya mereka dengan prioritas produk terbesar mereka. Beberapa tim terus melakukan perubahan organisasi semacam ini, yang mencakup beberapa penghapusan peran secara global,” kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara tersebut tidak merinci jumlah peran yang terkena dampak. Belum jelas berapa banyak orang yang menjadi bagian dari tim perangkat lunak Google Assistant dan tim Devices and Services.

Berlomba untuk membangun AI generatif

Pada September 2023, Alphabet memiliki 182.381 karyawan di seluruh dunia.

Google dan perusahaan teknologi lainnya saling berlomba untuk membangun beberapa bentuk AI generatif ke dalam produk baru atau yang sudah ada.

Oktober lalu, perusahaan mengatakan bahwa mereka berencana untuk menambahkan fitur AI generatif dari chatbot Bard ke dalam versi asisten virtual Google yang bertujuan untuk memberikan bantuan yang dipersonalisasi dengan penalaran dan kemampuan generatif pada perangkat seluler.*

Baca juga: Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AlphabetgooglePHK
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eurovision 1500 Musisi Finlandia Ancam Boikot Eurovision Jika Tak Larang ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Helikopter PBB Awak dan Penumpangnya Disandera al-Shabab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?