Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

1500 Musisi Finlandia Ancam Boikot Eurovision Jika Tak Larang ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 12 Januari 2024 00:30 12:30 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 12 Januari 2024 05:00
Bagikan
Eurovision
Bagikan

Hidayatullah.com – Lebih dari 1.400 profesional industri musik Finlandia telah menandatangani petisi yang menuntut pelarangan bagi “Israel” untuk ikut serta dalam kontes lagu Eurovision, menyebut entitas tersebut melakukan kejahatan perang di Gaza.

“Israel melanggar hak asasi manusia,” kata Lukas Korpelainen, penggagas petisi tersebut, kepada media Finlandia berbahasa Swedia, Hufvudstadsbladet: “Kami rasa tidak masalah jika negara ini menjadi bagian dari (Eurovision) untuk memoles citranya.”

Eurovision adalah kontes lagu internasional tahunan di mana sebagian besar negara-negara Eropa mengirimkan lagu untuk ditampilkan dalam siaran langsung di televisi, dengan negara-negara yang bersaing dan pemirsa memberikan suara pada penampilan tersebut untuk memilih pemenang.

“Israel” telah ikut serta dalam kontes ini sejak tahun 1973, mengirimkan 45 kontestan sejak saat itu dan bahkan menjadi pemenang pada tahun 2018.

Meskipun merupakan salah satu dari 37 negara yang terdaftar dalam kompetisi ini, European Broadcasting Union (EBU), penyelenggara acara ini, belum mengambil keputusan mengenai keikutsertaan Israel.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Para musisi yang menandatangani petisi tersebut mendesak perusahaan televisi Finlandia, Yle, untuk menekan penyelenggara agar memenuhi tuntutan mereka, atau memboikot kompetisi tersebut jika “Israel” tidak dilarang.

Para penandatangan termasuk Olavi Uusivirta, Paleface dan Axel Ehnstrom, yang mewakili Finlandia pada edisi 2011.

Petisi ini menyusul seruan serupa dari para musisi Islandia pada bulan Desember lalu, yang menuntut negara mereka untuk memboikot Eurovision jika “Israel” diizinkan untuk berpartisipasi.

Para penulis petisi menunjukkan bahwa Yle adalah salah satu lembaga penyiaran pertama yang menuntut pelarangan partisipasi Rusia setelah invasi ke Ukraina pada tahun 2022, dan mengharapkan “pembelaan aktif yang sama terhadap nilai-nilai yang sama dari Yle saat ini,” dan menuduhnya memiliki standar ganda jika tidak mematuhinya.

Baca juga: Mengejek Boikot, Jurnalis ‘Israel’ Siaran Live Sambil Bawa Gelas Starbucks

Perwakilan Yle, Ville Vilen, mengatakan pada tahun 2022 bahwa invasi Rusia “bertentangan dengan semua nilai yang diwakili oleh Yle dan lembaga penyiaran Eropa lainnya”.

Namun, ia mengklaim bahwa perang di Gaza berbeda, karena ia tidak percaya bahwa perang tersebut berhubungan dengan kekerasan antar negara seperti yang terjadi pada perang Rusia-Ukraina.

Lembaga penyiaran tersebut mengatakan bahwa mereka mengikuti situasi dan memantau posisi EBU. Mereka juga berencana untuk bertemu dengan para penulis petisi.

EBU, yang melarang Rusia untuk berpartisipasi pada tahun 2022, menolak seruan untuk melarang “Israel” berpartisipasi pada bulan Desember.

“Ini adalah kompetisi untuk lembaga penyiaran – bukan pemerintah – dan lembaga penyiaran publik Israel telah berpartisipasi dalam kontes ini selama 50 tahun,” kata EBU dalam sebuah pernyataan.

“Kontes Lagu Eurovision tetap menjadi acara non-politik yang menyatukan penonton di seluruh dunia melalui musik.”

“Israel” tanpa henti mengebom Jalur Gaza dan mengirim pasukan ke daerah tersebut, menewaskan lebih dari 23.000 warga Palestina termasuk setidaknya 9.100 anak-anak, dan menghancurkan sebagian besar infrastruktur daerah kantong Palestina tersebut.

Dalam sebuah kasus yang diajukan ke Mahkamah Internasional, Afrika Selatan telah menggugat “Israel” melakukan genosida di Gaza.*

Baca juga: CEO McDonald’s Akui Bisnisnya Lesu Akibat Boikot

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotEurovisionFinlandiagenosidaisraelJalur GazaPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahudi Masuk Islam Mualaf karena Gamelan Kisah Yahudi yang Masuk Islam karena Gamelan
Tulisan selanjutnya google rusia Reorganisasi, Google PHK Ratusan Karyawannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?