Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wisata Gunung Fuji Jepang Jumlah Turis Dibatasi dan Harus Bayar Tiket

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Januari 2024 15:36 3:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Januari 2024 15:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jepang tahun ini akan memberlakukan ketentuan baru bagi turis yang berkunjung ke Gunung Fuji, yang mengharuskan wisatawan membayar tiket masuk dan dan membatasi jumlah pengunjung setiap harinya.

Gunung Fuji mengalami overtourism alias kebanjiran jumlah pengunjung tahun lalu, sehingga menimbulkan berbagai masalah seperti sampah dan keselamatan pendaki. Pihak pengelola menduga akan terjadi hal serupa tahun ini, karena itu perlu diambil sejumlah langkah untuk mengatasinya.

Guna membantu upaya pelestarian dan kebersihan lokasi wisata alam itu, mulai musim panas tahun ini pengunjung akan diminta membayar tiket dan jumlah orang yang mendaki di jalur-jalur populer akan dibatasi setiap harinya, lapor Euronews Selasa (23/1/2024).

Pemerintah Prefektur Yamanashi pengelola jalur pendakian Yoshida, yang mudah diakses dari Tokyo, akan membatasi jumlah pengunjung harian guna mencegah kepadatan pengunjung di rute paling populer di kalangan turis itu.

Mulai 1 Juli, jumlah pendaki dalam sehari dibatasi maksimal 4.000 orang. Tanggal itu merupakan awal masa pendakian 70 hari Gunung Fuji selama musim panas. Pelancong tidak diperbolehkan memulai pendakian dari pukul 4 sore sampai 2 pagi.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Pada 2023, tercatat ada 221.322 orang yang melakukan pendakian di Gunung Fuji. Separuh lebih dari mereka memilih jalur Yoshida, karena di sana banyak terdapat lokasi untuk beristirahat dan kedai makanan, serta medan yang ditempuh relatif mudah.

Jumlah pengunjung yang membludak artinya jumlah sampah yang dibuang sembarangan di sepanjang jalur pendakian juga bertambah. Kepadatan di rute pendakian juga memicu kecelakan dan membahayakan keselamatan pengunjung. Ada saja pendaki amatir yang berlagak jagoan berusaha mencari jalan sendiri untuk sampai ke dekat puncak di mana fasilitas akomodasi lebih sedikit.

Pihak berwenang belum mengungkap berapa tarif yang harus dibayar untuk mendaki Gunung Fuji. Pengumumannya diperkirakan akan disampaikan pada bulan Februari.

Rencananya, di jalan masuk jalur pendakian Yoshida akan dipasang gerbang di mana tiket masuk akan diberlakukan.

Dana yang terkumpul nantinya akan dipakai untuk pemeliharaan jalur pendakian dan membangun pondok-pondok peristirahatan yang dapat difungsikan sebagai tempat perlindungan apabila terjadi erupsi.

Sejak 2014, pendaki Gunung Fuji yang melewati berbagai jalur pendakiannya diminta secara sukarela memberikan kontribusi ¥1.000 per orang untuk biaya pemeliharaan lokasi wisata alam yang termasuk situs yang dilindungi Unesco itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gunung FujiJepangwisata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan Denmark Ungkap Adopsi Ilegal Anak Asal Korea Selatan Era 1970-an dan 1980-an
Tulisan selanjutnya Paris Bantah Tuduhan Rusia Ada Tentara Bayaran Prancis di Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?