Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menghebohkan Saat Membelot ke Ukraina Bekas Tentara Rusia Tewas Ditembak di Spanyol

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Februari 2024 10:29 10:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Februari 2024 10:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Maxim Kuzminov, tentara Rusia yang menghebohkan dunia saat membelot ke Ukraina dengan mengendarai helikopter angkut militer, ditemukan tewas di Spanyol.

Dilansir Euronews Selasa (20/2/2024), sepekan lalu sesosok mayat ditemukan di sebuah area parkir di La Villajoyosa, Spanyol. Pria itu tewas dengan luka tembak dan diidentifikasi sebagai warga Ukraina.

Namun, beberapa hari kemudian polisi mengetahui bahwa pria itu ternyata Maxim Kuzminov, seorang pilot Rusia yang membelot bersama helikopter Mi-8 dan menyerahkan diri ke tentara Ukraina bulan Agustus tahun lalu.

Identitas mayat dikonfirmasi dengan sidik jari, karena dokumen identitas yang ditemukan pada jasadnya ternyata palsu.

Memperkuat keterangan kepolisian Spanyol Guardia Civil, juru bicara intelijen militer Ukraina Andriy Yusov hari Senin mengkonfirmasi kematian bekas serdadu Rusia itu.

Baca Juga

Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku

Pelarian Kuzminov dan kerja samanya dengan intelijen Ukraina dipublikasikan besar-besaran.

Kisahnya dijadikan propaganda perang: Kemenangan bagi Ukraina dan pukulan telak bagi Rusia.

Situasi tegang ketika sebuah helikopter Mi-8 milik militer Rusia mendarat di Ukraina musim panas tahun lalu. Intelijen Ukraina kala itu mengklaim bahwa operasi itu bukan bagian dari serangan Rusia, melainkan dikordinasikan oleh mereka.

Selain Kuzminov di dalam helikopter terdapat dua prajurit Rusia lain yang tidak menyadari rencana pembelotan yang dilakukan sang pilot. Keduanya tewas setelah mendarat di Ukraina, menurut sumber-sumber yang dikutip oleh Pravda.

Sebelum tujuan akhir helikopter itu terungkap, sejumlah blogger Rusia sudah mengabarkan bahwa pesawat itu menghilang, tetapi mereka menduga hal itu disebabkan oleh pilot yang mengalami disorientasi.

Pilot itu berencana membawa senjata sebanyak mungkin ke Ukraina. Sebagai imbalannya keluarga si pilot dipindahkan ke Ukraina agar mereka dapat tinggal bersama. Dia juga ditawari dokumen identitas baru dan uang kompensasi setengah juta dolar.

Kuzminov lulus dari sekolah penerbangan Sizran di bagian selatan Rusia, tetapi tidak pernah berkeinginan terlibat dalam peperangan di Ukraina.

“Saya menyesali apa yang terjadi, pembunuhan, air mata, pertumpahan darah,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Saya tidak ingin ikut andil dalam kejahatan Rusia,” imbuhnya.

Ketika intelijen Ukraina mengontaknya dan menawarkan rencana pembelotannya, Kuzminov agak ragu-ragu. Namun, dia kemudian memutuskan untuk mengambil risiko dan menerbangkan helikopternya sangat rendah guna menghindari pantauan radar.

Pilot itu menjelaskan bahwa selama beberapa hari tidak seorang pun di Rusia yang mengetahui di mana keberadaan helikopter itu sampai kendaraan militer itu mendarat di Ukraina.

Kepala dinas intelijen luar negeri Rusia Sergei Narishkin menyebut Kuzminov sebagai seorang kriminal dan pengkhianat dan mortalitasnya telah mati sejak dia merencanakan kejahatan kotor itu, menurut laporan kantor berita resmi Rusia RIA Novosti.

Belum diketahui siapa yang menembak mati Kuzminov.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:rusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerombolan Pemukim Yahudi Porak-Porandakan Desa Palestina di Tepi Barat
Tulisan selanjutnya Pangeran William Menyeru Agar Pertempuran di Gaza Segera Diakhiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

Berita
20 Agustus 2026 14:00
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan

Terbaru

  • Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
  • Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
  • Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
  • Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
  • Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
  • Portugal Melarang Burqa

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz

19 Agustus 2026 23:35
Berita

Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad

19 Agustus 2026 19:29
Berita

Portugal Melarang Burqa

19 Agustus 2026 18:53
Berita

UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika

19 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?