Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uni Eropa Bidik Perusahaan China, Turki Dll yang Bantu Rusia Mengakali Sanksi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Februari 2024 00:04 12:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Februari 2024 00:04
Bagikan
Uni Eropa Taliban
Kantor pusat Uni Eropa di Brussels, Belgia.
Bagikan

Hidayatullah.com– Uni Eropa sedang membidik perusahaan-perusahaan di berbagai negara yang membantu Rusia mengakali sanksi internasional, termasuk perusahaan asal China dan Turki. Mereka akan dikenai sanksi karena memasok Rusia dengan berbagai macam kebutuhannya.

Sanksi Uni Eropa akan dijatuhkan kepada perusahaan di berbagai belahan dunia yang dituduh memberikan Rusia teknologi canggih dan barang militer yang dibuat di wilayah UE, terutama komponen drone.

Perusahaan asal China, Turki, Korea Utara, serta negara lainnya akan dimasukkan ke dalam daftar sanksi. Hampir lebih dari 2.000 individu dan entitas sejauh ini sudah tercantum di dalam daftar hitam itu.

UE sebelumnya sudah berusaha menghukum beberapa perusahaan yang berbasis di China daratan, tetapi disebabkan keberatan yang disampaikan oleh Beijing dan sejumlah negara anggota UE sendiri maka upaya itu dibatalkan.

Namun, disebabkan hubungan Rusia dan China belakangan ini tampak semakin erat, Brussels berpikir untuk mewujudkan sanksi itu.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Pada tahun 2023 perdagangan Rusia-China mencatat rekor lebih dari $240 miliar menurut data pemerintah China, melebihi target yang ditetapkan kedua negara $200 miliar.

Perusahaan-perusahaan di China, Uni Emirat Arab, Turki, Kyrgyzstan, Kazakhstan, Uzbekistan, Serbia dan Armenia selama  beberapa bulan sudah berada dalam pantauan Uni Eropa. Utusan khusus UE David O’Sullivan berkeliling negara-negara itu guna meyakinkan pemerintah setempat supaya bertindak lebih banyak.

Seorang diplomat yang berbicara tanpa ingin identitasnya diungkap mengatakan “cukup jelas” bahwa sanksi atas Rusia tidak berjalan efektif seperti yang diharapkan Uni Eropa, karena negara itu masih dapat memperoleh “apa yang mereka mau”, lansir Euronews Rabu (21/2/2024).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinarusiaSanksiUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Europol Bongkar Geng Iraq Penyelundup Manusia di Calais
Tulisan selanjutnya Lembaga Anti Pencucian Uang Uni Eropa Ditempatkan di Frankfurt

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?