Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kekerasan di Pesantren Masih Terjadi, Pemerintah Didesak Keluarkan Kebijakan

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Februari 2024 22:32 10:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Februari 2024 22:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kasus kekerasan di lingkungan pendidikan dinilai masih terus terjadi, termasuk kasus baru yang menyebabkan hilangnya nyawa Bintang Bilqis Maulana santri PP Al Hanifiyah di Kediri, Jawa Timur akibat dianiaya seniornya.

Komisioner KPAI, Aris Adi Leksono mengatakan peristiwa ini menjadi hal yang memprihatinkan. Untuk itu pihak terkait harus segera menangani secara serius.

“Data KPAI menunjukkan, kasus kekerasan anak terus meningkat, lebih dari 2.500 kasus dilaporkan pada tahun 2023. Sebagian besar terjadi di lingkungan pendidikan,” kata Aris dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Kamis (29/2/2024).

Survei nasional mengungkapkan satu dari tiga anak rentan menjadi korban kekerasan. Baik secara fisik, psikis, hingga seksual.

“Oleh karena itu, perlu respon dari semua pihak secara serius dan komprehensif mulai dari Kementerian Agama serta pihak lainnya. Misalkan pemerintahan daerah yang menjadi bagian yang harus menjadi pembinaan di satuan pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Selain itu, peran media sosial juga dianggap penting. Di sana masyarakat bisa berbagi informasi tentang kekerasan yang dialami oleh anak itu sendiri.

Kebijakan Pemerintah

Sementara itu, Pusat Kajian Kebijakan Pendidikan (Puskapdik) Satibi menjelaskan aksi kekerasan dan perundungan di lingkungan pondok pesantren harus disikapi serius oleh seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder.

“Kalau untuk tindak kekerasan itu tidak hanya di pesantren ya tapi di lembaga pendidikan formal juga pasti ada. Karena memang di situ tempat kerumunan siswa atau santri yang jumlahnya tentu sangat banyak,” kata Direktur Eksekutif Puskapdik, Satibi Satori kepada tvOnenews.com saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Satibi mengatakan langkah pencegahan harus dikedepankan melalui instrumen edukasi di lingkungan pondok pesantren.

Tak hanya itu, ia berujar peran pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) harus pro aktif melakukan pencegahan kekerasan di lingkungan pondok pesantren.

 “Pertama penegakan hukum kepada pelaku secara adil dan transparan. Kedua, pemerintah melalui Kementerian Agama segera menerbitkan regulasi pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren. Ketiga, pemerintah juga harus pro aktif mendata pesantren di Indonesia,” kata Satibi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kebijakan pemerintahkekerasan seksualPendidikanPondok Pesantren
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bupati Prihatin, Cianjur Kota Santri Tercoreng Fenomena Penyimpangan Seksual LGBT
Tulisan selanjutnya Belanda Habiskan Hampir €200 Juta untuk Menangani Kasus Penembakan Malaysia Airlines MH17

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?