Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBB Pilih Pria Transgender sebagai Delegasi, Punya Sejarah Mencuri Pakaian Dalam  

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Maret 2024 12:06 12:06 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Maret 2024 12:07
Bagikan
PBB tetapkan pria transgender Martin Neeves sebagai delegasi untuk memberikan "Pelatihan Keberagaman"
Bagikan

Hidayatullah.com—PBB menetapkan seorang laki-laki trans yang bekerja untuk sebuah badan amal yang berbasis di Inggris untuk memberikan “pelatihan keberagaman” meskipun ia memiliki sejarah meresahkan karena mencuri pakaian dalam saudara perempuannya di masa mudanya.

Martin ‘Katie’ Neeves terpilih menjadi delegasi UN Women Inggris dengan tugas terkait status perempuan di Komisi PBB. Neeves, ditugaskan untuk memberikan “Pelatihan Keberagaman” yang merupakan layanan pelatihan identitas gender pekerjaan profesional, memicu protes di platform X setelah mengumumkan pengangkatannya sebagai perwakilan perempuan di Komisi PBB.

Kritikus mengungkap pengakuan sebelumnya mengenai motivasi fetishnya untuk mengidentifikasi dirinya sebagai transgender.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa saya telah diterima sebagai perwakilan delegasi UN Women Inggris di Komisi PBB tentang Status Perempuan, yang merupakan badan antar pemerintah global utama yang didedikasikan untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan,” tulis Neeves dalam unggahannya yang dikutip BBC belum lama ini.  

Pada tahun 2022, Neeves menimbulkan kontroversi setelah rekaman dirinya membahas pencurian pakaian dalam saudara perempuannya selama webinar pelatihan keberagaman bocor secara online.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Dalam rekaman tersebut, dia terdengar menggambarkan bagaimana, saat masih muda, dia mencuri “celana dalam” saudara perempuannya dan mencobanya. Klip dari webinar tersebut awalnya diposting oleh pengguna X @SarahSurviving, yang mengatakan bahwa dia telah diinstruksikan oleh majikannya untuk menghadiri sesi webinar.

“Kenangan saya yang paling awal adalah saat ibu saya memergoki saya sedang mencoba celana dalam saudara perempuan saya. Saya ingat ketika saya melakukannya, rasanya sangat benar. Tapi kemudian ibuku masuk, dan dia memergokiku dan menyuruhku pergi,” kata Neeves dalam salah satu klip.

“Di masa kecilku, aku diam-diam mengenakan pakaian kakakku kapan pun aku punya kesempatan. Dan setiap kali saya melakukannya, rasanya benar. Namun kemudian perasaan merasa benar itu dengan cepat digantikan oleh perasaan bersalah, malu, dan benci pada diri sendiri. Karena yang saya lakukan itu salah, jorok, nakal, dan bukan yang dilakukan orang terhormat,” lanjutnya.

Pada Januari 2018, di usia 48 tahun, Martin Neeves mendeklarasikan dirinya sebagai “Katie”, alter ego yang menurutnya ia gunakan saat melakukan crossdressing secara pribadi.

Neeves dalam beberapa kesempatan menjelaskan bagaimana fetish crossdressing membawanya untuk mengejar identitas transgender.

Cross-dressing adakah berlintas-busana, merupakan perilaku saat seseorang mengenakan pakaian, berpenampilan, sesuai dengan gender yang berbeda daripada gendernya sendiri.

Crossdresser, biasanya lebih banyak dilakukan oleh laki-laki tulen. Misalnya pria heteroseksual memakai pakaian lawan jenis, untuk memberikan rangsangan atau kepuasan seksual.

“Ingatan saya yang paling awal adalah ketika saya berusia sekitar tiga tahun, saya lebih suka memakai celana dalam saudara perempuan saya, tidak menyadari bahwa ini adalah hal yang perlu diganggu – sampai ibu saya mengetahuinya dan menghukum saya,” katanya dalam sebuah wawancara di Leicester Live.

“Saya masih terus meminjam pakaian saudara perempuan saya (dan pacar saya), secara diam-diam, sampai saya berusia awal 20-an,” tambah Neeves.

Dalam bocoran video webinar pelatihan Cool2BTrans 2022, Neeves melanjutkan, dirinya kini menggambarkan dirinya sebagai seorang lesbian. “Dulu saya dicap sebagai laki-laki heteroseksual, sekarang saya dicap sebagai lesbian… tapi yang jelas bagi istri saya, labelnya tidak berubah.”

Sebelum ini, PBB juga dikecam dan mendapat sorotan dari kelompok hak-hak perempuan dan aktivis bulan, setelah beredar berita bahwa aktivis trans Munroe Bergdorf telah terpilih sebagai delegasi UN Women Inggris di PBB.

Bergdorf sebelumnya dipecat dari badan amal anak-anak Inggris karena masalah perlindungan. Model trans ini telah dipekerjakan sebagai juru kampanye untuk Masyarakat Nasional Inggris untuk Pencegahan Kekejaman terhadap Anak-Anak (NPSCC).

Ia segera dicopot dari perannya ketika diketahui bahwa ia mengundang anak-anak untuk mengirim pesan pribadi kepadanya di media sosial dalam sebuah kasus pelanggaran etika safeguarding, sebuah istilah lebih luas dari ‘perlindungan anak’.

Selama kontroversi tersebut, terungkap bahwa Bergdorf telah berpose untuk seri potret seorang fotografer profesional tentang “pekerja seks”. Potretnya menggambarkan dirinya dalam keadaan telanjang, dan mengungkapkan bahwa ia memiliki alat kelamin laki-laki yang utuh.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Komisi PBBMartin NeevesPBBtransgender
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu dari 10 Orang di Dunia Terkena Gangguan Saraf
Tulisan selanjutnya Kapal Mustafa Kemal Atatürk Dipajang di Museum Çanakkale

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?