Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Para Pemimpin Uni Eropa Setuju Bahas Keanggotaan dengan Bosnia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Maret 2024 11:00 11:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Maret 2024 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–  Para pemimpin Uni Eropa hari Kamis (21/3/2024) setujun untuk membuka pembicaraan tentang permohonan Bosnia untuk bergabung sebagai anggota blok kerja sama ekonomi itu setelah melakukan sejumlah reformasi penting.

“Selamat! Tempat Anda di keluarga Eropa kita. Keputusan hari ini merupakan kemajuan penting bagi langkah Anda menuju UE,” kata Charles Michel, kepala European Council, di platform X (Twitter) di saat saat para pemimpin Uni Eropa menggelar pertemuan di markas besar di Brussel, Belgia.

“Sekarang kerja keras perlu dilanjutkan sehingga Bosnia dan Herzegovina terus bergerak maju, sebagaimana yang diinginkan oleh rakyatnya,” imbuh Michel, seperti dilansir AFP.

Bosnia sudah menjadi calon anggota resmi sejak 2022, tetapi perlu melakukan sejumlah reformasi sebelum mendapatkan lampu hijau untuk memasuki tahap selanjutnya.

Brussels pekan lalu mengatakan negara pecahan Yugoslavia itu sudah menyelesaikan beberapa langkah yang perlu dilakukan, tetapi reformasi di bidang yudisial dan elektoral masih belum rampung.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Perang Rusia di Ukraina membangkitkan kembali kebutuhan Uni Eropa untuk memperluas persekutuannya ke bagian timur dan tengah Eropa guna menjauhkan pengaruh Rusia dan China di “halaman belakang” Uni Eropa.

Makedonia Utara, Montenegro, Serbia dan Albania juga bermaksud untuk bergabung, tetapi semuanya masih jauh dari keanggotaan.

Ukraina dan Moldova juga bersemangat untuk bergabung dengan Uni Eropa karena alasan keamanan dan ekonomi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bosniaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2030 Penjualan Makanan Halal di Amerika Tumbuh 9,33 Persen  
Tulisan selanjutnya Penyintas Pembantaian di Burkina Faso Bilang Pelakunya Tentara Junta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?